Ekonomi

Wah..!! BBM Turun, Harga Sayuran Naik

Foto ilustrasi

Kuningan Terkini - Pasca BBM turun, harga komoditas sayur mayur malah merangkak naik. Seperti tomat, bawang merah, dan sayuran lainnya naik hingga 50 persen. Di pasar tradisional Pasar Baru Kuningan, Kamis (07/06/2016), harga tomat yang biasanya di jual 8 ribu rupiah kini di jual dengan harga 16 ribu rupiah perkilogramnya. Bawang merah di jual empat puluh delapan ribu rupiah yang sebelumnya hanya di jual 25 ribu rupiah perkilonya.

Harga jengkol juga ikut naik, dari dua puluh ribu menjadi empat puluh ribu rupiah perkilogramya. Sementara, harga cabe merah dan rawit justru mengalami penurunan.

Salah seorang pedagang sayuran di pasar baru Tradisional Pasar baru Kuningan, Asih mengaku, sejak satu bulan terakhir harga sayur mayur mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Akibat kenaikan harga kebutuhan pokok omzet setiap harinya menurun drastis karena warga enggan berbelanja.

“Kenaikan harga sayuran diakibatkan karena pasokan berkurang, petani gagal panen akibat banjir. Saya juga bingung karena omset juga berkurang,” terangnya.

Sementara, salah seorang pembeli, Jafar mengatakan, naiknya harga kebutuhan pokok membuat warga kerepotan akibat mahalnya sayur mayur yang terus melambung tinggi. Ia berharap agar pemerintah turun tangan untuk segera menstabilkan kembali harga kebutuhan pokok, karena sayur mayur merupakan kebutuhan sehari hari untuk memasak.

“Ya repot lah kalau harga sayuran terus naik, BBM kan sudah turun. Saya harap ada kebijakan dari pemerintah untuk menurunkan kebutuhann pokok ini,” harapnya. (l.hakim)


Fishing