• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Sab24082019

Last updateJum, 23 Agu 2019 10pm

Ekonomi

Ketua Gerindra Kembangkan Budidaya Ikan Tawar

Ketua Gerindra Kembangkan Budidaya Ikan Tawar

Kuningan Terkini - Usaha budidaya ikan tawar di Kabupaten Kuningan, memang belum merata dilakukan masyarakatnya. Namun hal itu tak membuat patah semangat Dede Ismail, ketua Partai Gerindra Kuningan. Menurut politisi senioir ini, usaha budi daya ikan ini sebagai kegiatan dalam mengisi waktu sebagai petugas partai.

"Jumlah kolam ikan itu, tersebar diberbagai daerah, ada sekitar 62 kolam dengan ukuran beragam, " ungkap Dede yang juga Anggota DPRD Kuningan ini, Minggu (21/07/2019).

Dikatakan, ada beberapa jenis ikan yang harus diperlakukan berbeda dalam dunia air seperti sekarang. "Kita disini, mengembangbiakan dan membesarkan ikan jenis, koi, mujair, mas, nila dan ikan lele," jelas Deis sapaan akrabnya kepada awak media.

Deis menuturkan, Ia mengikuti program pemerintah dalam mengkonsumsi ikan di kota kuda ini., nam8un masih dibilang jauh dari target yang di inginkan pemerintah. "Pperlu diketahui sama kawan media di sini. Kuningan perhari itu idealnya membutuhkan 306 ton, dan masyarakat hendaknya ikut program mengkonsumsi ikan yang digalakan pemerintah," tandasnya.

Menyinggung soal keuntungan, kata Deis, dalan pengembangan usaha budidaya ikan ini, pendapatannya itu bisa melebihi dari gaji anggota DPRD Kuningan. "Untuk untung, jelas diatas gaji anggota dewanlah," kata dia.

Ditanya soal izin usaha ikan, Deis menyebutkan, usaha budidaya ikan itu memang ramah lingkungan dan sangat mudah dalam melakukan proses perizinan. Apalagi saat ini, lokasi budidaya ikan.mendapat perhatian dari pak kadis perizinan dan stafnya. Ini artinya, sebagai pengusaha itu jelas melakukan investasi dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Tidak hanya itu, kawan media semua tahu, saya pernah menjadi ketua komisi satu yang berkaitan dan bermitra kerja dengan lembaga administratif kepemerintahan," terang Deis.

Kenapa budidaya ikan ramah lingkungan, menurut Deis, jika melihat dan mengamati sirkulasi alam. Kolam ini budidaya ikan jelas butuh volume air yang banyak sesuai dengan ukuran kolam. "Nah, air kolam ikan itu merupakan protein bagi tumbuhan. Terlebih, posisi kolam ikan saya ini disekitar areal persawahan," ujar dia.

Deis menambahkan, tindakan budidaya ikan memang memiliki banyak manfaat. Terutama bagi masyarakat sekitar dan kader partai berlambangkan kepala burung garuda ini. "Usaha saya ini jelas membutuhakn banyak tenaga atau karyawan. Selain itu, pola ini juga sebagai pembelajaran usaha bagi kader dalam memberdayakan waktu dan tenaga dilingkungannya," jelas dia.(Bubud Sihabudin)

Add comment


Security code
Refresh