• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Kam09072020

Last updateKam, 09 Jul 2020 7pm

BJB

Hukum

Polres Kuningan Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Sitaan

Penampakan miras sebelum dimusnahkan.

Kuningan Terkini - Kepolisian Resort Kuningan, memusnahkan ribuan botol berisi minuman keras (miras) dari berbagai merk serta narkotika hasil sitaan, di halaman parkir Mapolres Kuningan, Sabtu (27/06/2020). Pemusnahan disaksikan langsung Kapolres Kuningan, AKBP Lukman DS Malik, Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH, Sekda, DR. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda), Kepala BNN Kuningan, Edi Heryadi dan tamu undangan lainnya.

Kapolres Kuningan AKBP Lukman DS Malik kepada sejumlah awak media mengatakan, pemusnahan barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang serta minuman beralkohol ini, dalam rangka HUT Ke-74 Bhayangkara dan memperingatan Hari Antinarkoba Internasional (HANI).

“Yang kita musnahkan hari ini adalah barang bukti hasil pengungkapan kasus narkotika dan obat-obatan terlarang saat penyitaan miras dari tahun 2019 sampai bulan Juni 2020,” katanya menjelaskan.

Barang-barang yang dimusnahkan kata kapolres, diantaranya Narkotika jenis ganja 500 gram, sabu 5 gram, narkotika jenis tembakau sintetis/gorila 10 gram, serbuk daun kratom 100 gram, obat dextromethorpan 9000 butir, trihexyphenidyl 500 butir, tramadol 1300 butir, hexymer 2000 butir, minuman beralkohol jenis ciu 256 botol, tuak sebanyak 50 liter.

“Pemusnahan barang bukti minuman keras dan narkoba ini sebagai bentuk komitmen polisi dalam memberantas peredaran barang haram tersebut. Alhamdulillah sejak tahun 2019, ada sekitar 20 ribu obat dan 4000 minuman, termasuk narkotikanya, sabu-sabu, ganja sintetis atau tembakau gorilla,” tutur Kapolres.

Lebih jauh Kapolres mengatakan, kegiatan ini sekaligus bentuk pelaporan terhadap pemerintah, bahwa petugas kepolisian komitmen membasmi peredaran narkoba di wilayah hukum Kuningan. "Kami tidak akan segan melakukan pemberian hukum terberat dan hingga dilakukan pemecatan terhadap oknum anggota polisi, jika hal itu terjadi di lingkungan mapolres sekitar,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh