Sen17012022

Last updateSel, 11 Jan 2022 8pm

BJB

Hukum

Sekjen Pekat Minta Isu Pemotongan Banprov Diskatan Diusut Tuntas

Sekjen PEKAT IB Kuningan, Nana Mulyana Latif.

Kuningan Terkini - Isu pemotongan dana Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat Tahun 2021 senilai Rp1,7 miliar di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kuningan disorot berbagai kalangan, salah satunya dari Sekjen PEKAT IB Kuningan, Nana Mulyana Latif. Menurutnya, dugaan penyunatan dana Banprov ini harus diusut sampai tuntas.

“Keberanian dan profesionalisme pihak terkait, dalam hal ini pihak Kejaksaan Negeri Kuningan, sangat diperlukan dalam mengungkap kasus dugaan pemotongan Banprov di Diskatan Kuningan,” kata Nana, Selasa (07/11/2021).

Selain itu kata Nana, Ia juga meminta berbagai elemen untuk mengawasi dan mendorong penyelesaian kasus ini hingga tuntas. Termasuk masyarakat, jangan ragu untuk melaporkan ke pihak berwajib bila menemukan kasus serupa.

“Harus terus diusut hingga tuntas agar hal serupa tidak terulang lagi. Miris, masih ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Banprov Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) disalurkan untuk 35 kelompok. Mulai kelompok tani, pondok pesantren, dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Setiap kelompok menerima bantuan tunai Rp50 juta. Hanya saja, yang diterima setiap kelompok berupa barang dan uang tunai yang dikalkulasikan total sebesar Rp30 juta.

Diduga kuat, pemotongan dana bantuan hingga Rp20 juta tersebut, untuk bagi-bagi kepada pihak yang kabarnya sudah mengawal turunnya dana P2L Rp1,7 miliar ke Kabupaten Kuningan.

Berdasarkan informasi, dugaan pemotongan dana Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat Tahun 2021 senilai Rp1,7 miliar di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kuningan sedang ditangani pihak Kejaksaan Negeri Kuningan.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh