• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Jum22112019

Last updateKam, 21 Nov 2019 5pm

BJB

Hukum

Remisi HUT RI ke-74, 2 Warga Binaan Langsung Bebas

Bupati Kuningan saat memberikan remisi kepada warga binaan LP kelas II A Kuningan.

Kuningan Terkini - Dari 306 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kuningan yang diajukan untuk mendapat Remisi Umum pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74, 81 orang diantaranya tidak memenuhi syarat substantif dan administratif.

Ke 81 orang warga binaan yang tidak tersebut, diantaranya status tahanan sebanyak 32 orang, Register F/Gagal PB 16 orang, belum ada JC atau bukan pelaku utama 7 orang serta menunggu SK PB/CMG 15 orang.

Sementara, dari sejumlah warga binaan yang mendapat remisi, dua orang warga binaan dinyatatakan bebas. Satu orang warga binaan dinyatakan bebas berdasarkan Remisi Umum tahun 2019 dan satu orang warga binaan lainnya bebas berdasarkan putusan pengadilan setelah selesai menjalani hukuman pidana.

“Sebelumnya, 8 orang warga binaan Lapas Kelas II A Kuningan sudah bebas melalui Program Reintegrasi yang diusulkan Remisi Umum Tahun 2019,” kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Kuningan, Samsul Hidayat, Sabtu (17/08/2019).

Sementara, Bupati Kuningan H. Acep Purnama dalam sambutannya membacakan sambutan Menteri Hukum dan Hak Aksasi Manusia Republik Indonesia, Yassona H. Laoly mengatakan, Ia mengajak seluruh jajaran pemasyarakatan agar menjadikan momentum kemerdekaan RI Tahun 2019 untuk meningkatkan kinerja, mempercepat pelayanan serta mengubah pola kinerja yang dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkait pemasyarakatan.

“Pemberian remisi umum ini, seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak warga binaan, melainkan merupakan apresiasi negara terhadap warga binaan pemasyarakatan yang telah berhasil menunjukan perubahan perilaku, memperbaiki kualitas serta meningkatkan kompetensi diri dengan mengembangkan keterampilan untuk hidup mandiri,” pungkasnya.(Bubud Sihabudin)

Add comment


Security code
Refresh