Olahraga

PBSS Cup II, SMAN 3 Kuningan Juara Umum

Ketua Panitia Kejuaraan Silat PBSS Cup II, Iyan Irwandi, SIP., tengah menyerahkan piala pesilat terbaik putri kepada Mega Dapira SMAN 3 Kuningan dan pesilat terbaik putra, Taofik Septian SMAN 1 Jalaksana, di GOR Ewangga,

Kuningan Terkini - Setelah berjuang maksimal pada kejuaraan antar pelajar Paguyuban Baroedak Silat SMANTIKA (PBSS) Cup II yang diikuti oleh 265 peserta dari tanggal 18-21 Maret 2015, kontingen SMAN 3 Kuningan berhasil menjadi juara umum. Kontingen SMAN 3 yang berada dibawah binaan ekstra kulikuler Perguruan Silat Bima Suci ini, berhasil mempertahankan piala bergilir Kadisdikpora untuk keduakalinya.

Pada kejuaraan yang melibatkan wasit juri Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kuningan dan Perguruan Silat Bima Suci, kontingen SMAN 3 Kuningan berhasil menyabet lima medali emas, tiga medali perak dan dua medali perunggu di kategori junior sekaligus pesilat terbaik putri atas nama Mega Dapira.

Kelima medali emas tersebut, disumbangkan oleh Gunawan Firdaus (kelas A putra), Mega Dapira (kelas B putri), Rina Hardiyanti (kelas C putri), Vivi (kelas E putri) dan Hani Nuraeni (kelas bebas putri). Sedangkan tiga medali perak disumbangkan atas nama Adin (kelas B putra), Siska (kelas B putri) dan Lia Darliah (kelas D putri). Ditambah dua medali perunggu yang dimenangkan oleh Arif Rahmaanul Hakim (kelas D putra) dan Jihan Eka (kelas C putri).

“Alhamdulillah, dengan diraihnya 5 medali emas, 3 medali perak dan 2 medali perunggu, kontingen SMAN 3 Kuningan dinobatkan menjadi juara umum. Secara otomatis, piala bergilir Kadisdikpora berhasil dipertahankan,” ujar Pembina Ekstra Kulikuler Olahraga Beladiri Pencak Silat Bima Suci SMAN 3 Kuningan, Oom Suhendi, Minggu (22/3/2015).

Dengan diraihnya predikat juara umum kata Oom, tidak membuat para pesilat SMAN 3 Kuningan menjadi lengah atau pun berleha-leha, tetapi harus menjadi motivasi untuk terus rajin berlatih dengan pelatih yang sudah menyandang predikat Pelatih Jawa Barat, Iyan Irwandi, SIP.

“Even-even pertandingan pencak silat antar pelajar baik skala kabupaten, wilayah, provinsi maupun nasional sudah menunggu di depan mata, sehingga harus dilakukan pelatihan secara matang, terkonsep dan terarah agar hasilnya bisa benar-benar maksimal sesuai target,” terangnya.

Ketua Pantia Kejuaraan Silat PBSS Cup II, Iyan Irwandi menyebutkan, kejuaraan kali ini diikuti oleh 55 sekolah binaan seluruh perguruan silat yang ada di Kabupaten Kuningan. Hal ini sesuai dengan aturan yang telah ditentukan dan juara dalam PBSS Cup II ini akan dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar (Popwil) III Cirebon.

“Semoga pada ajang bergengsi lainnya, kontingen Kabupaten Kuningan yang terjaring melalui kejuaraan PBSS Cup II, bisa membawa harum nama Kota Kuda,” ungkapnya.(AND)


Fishing