Olahraga

Leicester Sang Pendobrak Tradisi

Raineri

Kuningan Terkini - Jika sebelumnya tradisi juara tidak terlepas dari 4 tim besar yaitu Chelsea, Man City, MU dan Arsenal maka kali ini Leicester City Tampil hadir sebagai tim yang mematahkan dominasi tersebut. Beberapa orang menyebutnya anomaly. Stigma tim besar yang harus juara kini mulai teruntuhkan oleh tim yang mendapat predikat sembenjana, bagaimana tidak musim lalu Leceister hampir saja terdegradrasi.

Namun, musim lalu dan musim ini adalah berbeda itulah penegasanya karena hari ini tanggal 03 mei 2016 mereka telah memastikan Juara setelah raihan point mereka tak terkejar lagi oleh tim pesaing, mereka Unggul 7 point atas Tottenham dengan sisa dua laga dari 36 pertandingan. Selain itu, dengan modal pemain seadanya dan nyaris tidak ada pemain bintang, Leicester menjadi tim yang tak diunggulkan.

Namun prediksi ini berbalik, karena mereka mampu tampil mengesankan dan secara continue mampu meningkatkan kualitas permainanya dari setiap pertandingan. Pada akhirnya mereka mampu memboyong gelar liga pertamanya dalam sejarah tim, tak hanya itu, beberapa pemain mereka, menyabet gelar individu, di antarannya Riyad Mahrez berhasil menyabet gelar pemain terbaik versi PFA dan Jamie Vardy penghargaan pemain terbaik versi para Jurnalis Liga Inggris.

Tak hanya itu, dengan mengantarkan Leicester Juara, Pelatih Claudio Ranieri setidaknya berhasil mengubah stigma spesialis runner up yang melekat pada dirinya. Pujian patut dilayangkan pada sosok yang mendapat julukan The Tinkerman ini,bagaimana tidak. Dia mampu menyulap tim kecil ini menjadi tim yang ditakuti oleh lawan-lawanya.

Dengan statistiik dia berbicara, Leicester menjadi tim paling banyak melakukan intersepsi atau memotong bola dilapangan dengan Ngolo Kante sebagai aktornya, selain itu, Maherz dan Vardi menjadi tokoh protagonist, karena produktivitas serta kreativitas mereka tim ini secara konsisten menduduki klasemen dari awal bulan januari 2016. Inilah bukti tangan dingin Claudio Ranieri The Tinkerman.

Maka dengan segala pencapaian hari ini, Leceister layak mendapat julukan sebagai sang pendobrak tradisi kemapanan Liga Inggris. Perayaan gelar juara layak mereka rayakan dengan bird an kari ayam. Di penutup liga nanti ketika bertandang ke Stamford Bridge, mereka akan mendapat penghormataan yang layak sebagai tim juara dari Chelsea tim yang musim lalu menjadi juara liga Inggirs.(Uf)

Sumber : @squawka dan @whoscored


Fishing