Kuningan Terkini - Usia Paguyuban Baroedak Silat Smantika, sebutan singkat SMAN 3 Kuningan (PBSS) dan Pencak Silat Club Perguruan Silat Bima Suci (PSBS) Smantika memasuki angka 22 tahun. Angka dewasa untuk sebuah eksistensi organisasi. Selasa (28/03/2017), Angka itu, dirayakan secara sederhana, tapi penuh makna kebersamaan, di GOR Ewangga.
Ultah dikemas dalam sebuah latihan bersama dan bercengkrama berbagi pengalaman. Terakhir potong tumpeng dan makan-makan. Penuh canda. Nuansa itu, justru terlihat makin menunjukan kecintaan mereka terhadap organisasi, terutama seni bela diri pencak silat.
Ketua PBSS Pencak Silat Club, Iyan Irwandi, bercerita, PBSS Smantika sebagai giat ekstrakurikeler dibentuk kali perdana, pada 19 Maret 1995 silam. Berposisi sebagai pembina ketika itu, Anwar Budiman, atau kini menjabat Kepala SMAN 1 Cibingbin dan Oom Suhendi sebagai Pembina OSIS SMAN 3 Kuningan. Di perjalanan, PBSS Smantika melebarkan sayap. Diantaranya membentuk Satuan Latihan (Satlat) SMKN 1 Kuningan, Satlat SMPN 1 Jalaksana dan Satlat SMAN 1 Jalaksana, Satlat Desa Padamenak, Satlat SMPN 1 Ciwaru dan Satlat SMAN 1 Ciwaru.
Respon pelajar untuk berlatih pencak silat semakin tinggi. Hingga terbentuk juga Satlat Pondok Pesantren Al Ihsan Kadugede, Satlat SMAN Lebakwangi, Satlat SMPN 1 Luragung Satlat SMAN 1 Luragung, Satlat SMAN 1 Cibingbin, Satlat SMPN 1 Cimahi, dan Satlat SDN Caracas 3.
Yang lebih membanggakan Iyan, PBSS Smantika mampu mengepak kencang sayapnya hingga ke luar Kuningan. Seperti keberhasilan membentuk Satlat SDIT Al-Istiqomah, Satlat SMPN Mitra Persada Kabupaten Serah Provinsi Banten, Satlat Kabupaten Sengayam dan Banian Kota Baru Provinsi Kalimantan Selatan, dan masih banyak Satlat lain.
Atas pertimbangan banyaknya satlat terbina itulah, Ia membentuk PBSS Smantika untuk lebih mengikat para anggota aktif dan alumni secara emosional. Sebab para pelatih yang diterjunkan disetiap satlat tersebut, adalah murid PSBS Smantika.
“Alhamdulillah, meskipun telat dirayakan. Tetapi perwakilan satlat bisa hadir, satu komando. Termasuk para senior setiap angkatan dan pembina. Ultah ini seperti reuni anggota aktif dan non aktif. Bisa saling bercerita pengalaman,” ungkap pria yang juga Ketua Persatuan Wartawan Indoensia (PWI) Kuningan, diamini Ketua PSBS Smantika, Fathia Rahma.(hakim)