• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Kam22102020

Last updateKam, 22 Okt 2020 7pm

BJB

Parlementaria

Dinilai Tidak Beretika, Ketua FMI Minta Ketua Dewan Mundur?

Ketua FMI Kuningan, Febriansyah

Kuningan Terkini - Pernyataan Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy ‘Jangan sampai Husnul ini hanya membawa limbah, limbah wabah dan limbah segalanya’ menuai kritikan tajam dari sejumlah elemen masyarakat, salah satunya dari ketua umum FMI Kuningan, Febriansyah. Menurutnya, sebagai pejabat publik, ketua Dewan harus beretika dan paham tata bahasa.

"Pejabat publik itu harus paham diksi kata yang harus digunakan sebagai orang berpendidikan," kata ketua FMI Kuningan, Febriansyah, Senin (05/10/2020).

Selaku mahasiswa kata Febriansyah, Ia sangat prihatin dan sangat kecewa terkait pernyataan ketua dewan. Karena, secara pendidikan, Ketua Dewan cukup tinggi, masa tidak paham tata bahasa dengan memilih diksi yang tepat.

“Sebagai Ketua DPRD, sebaiknya bisa menjaga kerukunan, ketenangan ditengah pandemi seperti ini. Bukan malah membuat gaduh, karena pernyataan tersebut bukan hanya menyakiti hati para santri dan ponpes, tapi juga menyakiti hati seluruh elemen Ulama dan Masyarakat Kabupaten Kuningan,” paparnya.

Jika tidak bisa membuat kebijakan yang mengayomi masyarakat tegas febri, sapaan akrabnya, sebaiknya Nuzul Rachdi segera membuat surat mengundurkan diri sebagai Ketua DPRD. “Pejabat publik itu harus taat etika dan paham tata bahasa. Jika tidak, sebaiknya mundur,” tegasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh