• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Jum05062020

Last updateJum, 05 Jun 2020 8pm

BJB

Pemerintahan

Mulai Hari Ini, Toko Non Sembako Harus Tutup

Rakor bersama gugus tugas covid-19 Kuningan.

Kuningan Terkini - Guna meminimalisir penyebaran virus corona serta untuk menentukan kebijakan terkait kesehatan dan keselamatan seluruh masyarakat, Pemkab Kuningan melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Jajaran Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kuningan, di Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa (19/05/2020).

Rapat dihadiri Bupati Kuningan, Sekda Kuningan, Dandim 0615 Kuningan, Kapolres Kuningan, Kepala Dinkes Kuningan, Direktur RSUD 45 Kuningan, Ketua IDI Kuningan dan Kalak BPBD Kuningan.

Dalam rakor, Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH mengungkapkan terkait PSBB di Kabupaten Kuningan, apakah akan diperpanjang atau tidak. Ia masih menunggu hasil koordinasi yang telah dilakukan dengan Pemprov Jabar. "Hari ini, phak Provinsi Jabar akan mengambil keputusan, dilanjut atau tidaknya PSBB,” kata Acep menjelaskan.

Namun kata Acep, Ia setuju jika PSBB di Kuningan diperpanjang dengan beberapa pengecualian. Ia cukup prihatin dengan kejadian di desa Cikaso. Dari sebelumnya yang terpapar 2 orang, melonjak jadi 11 orang dan 6 orang positif swab. Untuk itu, hari ini akan mengupayakan mereka yang terpapar covid-19 untuk sirawat di RS Pemerintah.

“Kita juga akan memberlakukan isolasi di wilayah Cikaso, terutama di Dusun Puhun. Kami akan sterilkan dengan melakukan penyemprotan disinfektan 1 hari 2 kali penyemprotan," terangnya.

Sementara, untuk desa Cikasonya sendir,i akan dilakukan penjagaan, sehingga masyarakat Cikaso tidak keluar dari Cikaso. Demikian juga dengan masyarakat luar, di usahakan tidak datang dulu ke Cikaso. “Untuk penjemputan pasien, diharapkan dengan kesadaran sendiri. Apabila tidak mau, sesuai protokol harus di jemput paksa," tegasnya.

Untuk tempat-tempat wisata di Kabupaten Kuningan sambungnya, saat lebaran tetap tutup. Pasca lebaran, ia minta agar tidak ada kegiatan yang banyak masanya. Karena, melihat perkembangan masyarakat di pasar dan ditoko modern, sulit dikendalikan.

“Dengan terpaksa, hari ini saya akan mengeluarkan Surat Keputusan untuk semua toko-toko non sembako akan ditutup. Seperti, toko Yogya, Fajar, Terbit, Surya dan lainnya. Termasuk yang menjual fashion, juga akan di tutup. Tetapi, untuk yang menjual kebutuhan sehari-hari seperti sembako, tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan covid," tegasnya.

Lebih jauh Acep menjelaskan, untuk toko emas, toko elektronik, toko hp, hari ini akan di tutup mulai jam 12 siang. Karena, Ia khawatir kunjungan dari masyarakat tidak bisa dikendalikan lagi. Inilah yang menjadi landasan untuk menerbitkan SK penutupan toko mulai pukul 12.00 wib.

“Kebijakan yang diambil Pemkab Kuningan, semata-mata demi kesehatan dan keselamatan bersama dan disikapi dengan sadar. Masyarakat, diharapkan tidak konsumtif untuk hal yang tidak penting ditengah wabah saat ini. Karena, masih banyak saudara kita yang hidup dalam keprihatinan di situasi covid-19,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh