• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Jum10072020

Last updateKam, 09 Jul 2020 7pm

BJB

Pemerintahan

Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI, Monitoring Bansos Tunai

Birjen Penangananan Fakir Miskin bersama Bupati Kuningan.

Kuningan Terekini - Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos RI, melakukan monitoring penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kabupaten Kuningan, Rabu (27/05/2020). Rombongan diterima langsung Bupati Kuningan, Sekda Kuningan, Kadinsos Kuningan dan Kepala PT. POS Kuningan di Kantor POS Kuningan, Jawa Barat.

Menurut Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH, bantuan dana sosial dari pemerintah ini berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi masyarakat yang terdampak pandemi covid-19. Permaslahan ataupun kendala dalam penyaluran bansos terkait data selalu ada, akan tetapi Pemkab Kuningan terus berupaya untuk melakukan update data sebaik mungkin.

”By name by adress dengan melibatkan tingkat RT/RW setempat yang lebih mengetahui masyarakatnya secara nyata untuk menghindari nepotisme. Untuk pelaporan data, harus membuat berita acara untuk pertanggung jawaban data yang akurat," ucap Acep.

Sementara, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI, Drs. Asep Sasapurnama, M. Si mengatakan, untuk permasalahan data ganda, Pemkab agar memerintahkan Kepala Desa untuk mengubah KPM yang menerima bantuan sosial ganda, khusunya mengganti KPM BLT Dana Desa.

“Hal ini dilakukan karena untuk penggantian KPM BLT Dana Desa relatif lebih mudah karena hanya melalui musyawarah desa/kelurahan untuk menetapkan KPM BLT Dana Desa dibandingkan mengganti KPM BST. Untuk penggantian KPM BST harus melalui sistem SIKS NG yang dikelola oleh Pusdatin Kessos, dimana data tersebut sebelumnya harus disahkan oleh Bupati/Walikota setempta,” paparnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh