Min20092020

Last updateKam, 17 Sep 2020 9pm

BJB

Pemerintahan

Bupati Berbincang Santai di Waja Kopi

Bupati saat Berbincang Santai di Waja Kopi

Kuningan Terkini - Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH bersama Kepala Kantor Bank Indonesia Cirebon, Bakti Artanta beserta jajaranya berbincang santai di Waja kopi Sukageuri View, Kuningan, Selasa (11/08/2020). Kegiatan yang dikemas sederhana ini guna membangun suasana baru dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat pasca pandemic.

Menurut Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH, pasca pandemi covid-19, tentunya membuat perekonomian harus kembali dipulihkan. Jika tidak, maka akan mengakibatkan tingginya inflasi. Untuk kondisi perekonomian di Kabupaten Kuningan tingkat inflansinya masih terbilang rendah.

“Hal ini terjadi karena masyarakat memiliki ketahanan yang cukup baik, misalnya dalam hal ketahanan pangan yang tidak terlalu berdampak akan tetapi tetap harus berantisipasi,” katanya.

Pasca pandemic covid-19 kata Acep, bagaimana cara untuk membangun kembali sektor-sektor perekonomian yang dapat dilakukan dengan upaya pemberdayaan. Karena, melalui pemberdayaan akan membangun kemandirian di lingkungan masyarakat, sehingga perekonomian akan menggeliat kembali.

“Hal ini akan membangkitkan kembali daya beli, sehingga akan terjadi sirkulasi perputaran perekonomian dari kuningan, untuk Kuningan dan oleh Kuningan,” ucapnya.

Sementara, Kepala Kantor BI Cirebon, Bakti Artanta mengatakan, dalam program BI sekarang yaitu karya kreatif Jabar yang meliputi seluruh wilayah Jabar dan fokusnya terkait dengan fashion. Selain itu, UMKM juga masih dalam perhatian dan masih bisa dikembangkan lagi.

“Pilar UMKM sangat didorong oleh pemerintah, karena UMKM merupakan sumber pertumbuhan ekonomi baru, terutama apabila UMKM didukung dengan proses digitalisasi,” terangnya.

Secara nasional kata Bakti, akan ada kebijakan yang berkaitan mengenai bangga dengan produk lokal. Salah satu yang dibina oleh BI adalah sektor pariwisata, karena pariwisata secara nasional dapat mendatangkan devisa yang sangat besar. Saran untuk UMKM agar lebih kreatif, UMKM harus memiliki jiwa struggle dalam menghadapi kondisi pandemik saat ini.

“Coba memanfaatkan kebijakan kebijakan yang telah diberikan pemerintah, coba dekati proses digitalisasi,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh