• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Kam22102020

Last updateKam, 22 Okt 2020 7pm

BJB

Pemerintahan

Komisi X DPR RI Kunker Ke Kabupaten Kuningan

KOmisi X DPR Ri saat kunjungan kerja di Kuningan.

Kuningan Terkini - Untuk mendapatkan masukan terkait pokok-pokok substansi pembangunan nasional yang dapat di jadikan rujukan dalam pengambilan kebijakan sesuai dengan tupoksinya, Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke kabupaten Kuningan, Kamis (08/10/2020). Rombongan Komisi X DPR RI disambut hangat Bupati Kuningann beserta jajarannya, di Pendopo Setda Kuningan.

Menurut Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH, sejak mendeklarasikan diri sebagai kabupaten pendidikan pada tahun 2016, pemerintah Kabupaten Kuningan terus melakukan inovasi dalam penyelenggaraan pendidikan serta tetap memperhatikan karakteristik, aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Sehingga, pendidikan mampu memberikan respon kontekstual sesuai dengan orientasi pembangunan daerah.

Sementara dibidang pariwisata kata Acep, pada masa pandemi covid-19 sektor pariwisata Kabupaten Kuningan mengalami keterpurukan. Untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata di masa pandemi ini, salah satunya dengan mengembangkan ekonomi kreatif daerah.

“Kami ingin pariwisata ini menjadi andalan, karena Kuningan memiliki cuaca yang cukup sejuk. Dibidang kuliner, ada jeniper, peuyeum dan sekarang sedang mengembangkan markisa ungu,” Ujarnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, DR. Ir. Hetifah Sjaifudin, MMP mengatakan, kunjungan kerja ini menjadi simbol komitmen untuk membantu Kuningan yang memiliki banyak potensi. Baik SDM maupun potensi alam dan desa-desanya. Untuk itu, Ia berharap, DPR RI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dapat selalu bersinergi.

“Dalam fungsi legislasi, kami sudah mengusulkan 12 RUU prolegnas dan 2 untuk komisi 10 yang khusus, yaitu revisi undang-undang sistem keolahragaan nasional dan revisi undang-undang sisdiknas,” terangnya.(gg)

Add comment


Security code
Refresh