• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Min29112020

Last updateKam, 26 Nov 2020 5pm

BJB

Pemerintahan

Antisipasi Bencana La Nina, Kuningan Siap Siaga

Rakor Siaga Darurat Bencana Hidrometerologi Tahun 2020.

Kuningan Terkini - Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Darurat Bencana Hidrometerologi Tahun 2020, di Ruang Rapat Linggajati, Gedung Setda Kuningan, Kamis (12/11/2020).

Sekda Kuningan, yang juga Kepala BPBD, DR. Dian Rachmat Yanuar, M.Si saat membuka rapat mengatakan, mulai bulan Oktober 2020 hingga April 2021, Indonesia akan mengalami kejadian La Nina. Sehingga akan mengalami curah hujan diatas rata-rata yang berpotensi menimbulkan bencana dibeberapa daerah, termasuk di Kabupaten Kuningan.

“Sehubungan dengan hal tersebut, maka perlu dilaksanakan langkah antisipasi koordinasi serta perencanaan dan persiapan menghadapi kemungkinan terkait potensi dan ancaman terjadinya bencana alam, baik banjir, longsor, pergerakan tanah serta bencana alam lainnya,” paparnya.

Untuk mengatasi hal tersebut kata Dian, diperlukan peran serta seluruh masyarakat yang harus dimaksimalkan oleh masing-masing pimpinan wilayah, dalam hal ini Para Camat. Bencana bukan hanya persoalan pemerintah tapi persoalan bersama,” ucapnya.

Sementara, Wakil Bupati Kuningan, HM Ridho Suganda, mengatakan, dalam melakukan langkah antisipasi fenomena alam La Nina, beberapa kecamatan perlu melakukan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Diantaranya, 15 kecamatan rawan tanah longsor (Kadugede, Nusaherang, Darma, Selajambe, Subang, Cilebak, Ciwaru, Garawangi, Ciniru, Hantara, Maleber, Karangkancana, Cibeureum, Cibingbin, Cimahi) dan 4 Kecamatan Rawan Banjir (Cibingbin, Cibeureum, Cidahu, Luragung).

"Perlu diwaspadai dalam menghadapi fenomena La Nina, seperti hujan lebat, angin kencang/puting beliung, sambaran petir, banjir bandang, dan tanah longsor," pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh