• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sel09032021

Last updateSen, 08 Mar 2021 11am

BJB

Pemerintahan

Bupati Kuningan Pimpin Musrenbang Tingkat Kecamatan 2022

Bupati Kuningan saat memimpin Musrenbang tingkat kecamatan secara virtual.

Kuningan Terkini - Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH memimpin Musrenbang RKPD Kecamatan Tahun 2022 secara Virtual melalui Video Conference di aula Bappeda, Kabupaten Kuningan, Jum’at (22/01/2021). Musrenbang bertajuk Pemantapan Daya Saing Daerah Berbasis Desa membahas rencana pembangunan desa yang menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Kuningan.

Kepala Bappeda Kuningan, Ir. Usep Sumirat dalam laporannya mengatakan, Musrembang RKPD tingkat Kecamatan tahun 2022 untuk penyusunan RKPD Tahun 2021, merupakan pelaksanaan amanah dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Kegiatan ini diikuti Camat dan kepala desa se-Kabupaten Kuningan.

“Totalnya, 32 kecamatan dan 42 SKPD termasuk dengan virtual zoom meeting, 376 desa/kelurahan melalui link Youtube. Implementasi Musrembang akan dilaksanakan secara virtual selama 8 hari dari tanggal 25 Januari hingga 4 Februari,” katanya.

Sementara, Bupati Kuningan, H. Acepo Purnama, SH, MH dalam arahannya mengatakan, Musrenbang merupakan sarana dan forum multi pihak dalam menentukan prioritas kebijakan pembangunan daerah. Selain itu, Musrenbang ini berfungsi sebagai bentuk komunikasi para pemangku kepentingan dalam mencapai kesepakatan bersama mengenai kegiatan pembangunan pada tahun 2022.

“Kabupaten Kuningan menerapkan e-planning dalam proses perencanaan daerah melalui aplikasi SIPD yang dibuat Kemendagri. Hal tesebut sesuai dengan Permendagri nomor 90 tahun 2019 tentang klasifikasi, kodefikasi, dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah dan Permendagri nomor 70 tahun 2019 tentang sistem informasi pemerintahan daerah,” paparnya.

Penggunaan aplikasi ini kata Acep, diharapkan dapat menjamin transparansi dan akuntabilitas perencanaan daerah, karena terpantau langsung oleh Kemendagri, Korsupgah KPK, BPK dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Saya optimis, Forum Musrembang Kecamatan tahun 2022 dapat memprioritaskan 5 kecamatan yang mempunyai angka kemiskinannya tertinggi dan IPM terendah. Yaitu, Ciawigebang, Cidahu, Kalimanggis, Darma, dan Cimahi,” pungkasnya.(gg)

Add comment


Security code
Refresh