• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Min07032021

Last updateMin, 07 Mar 2021 5am

BJB

Pemerintahan

Waduk Kuningan, Warga Desa Kawungsari Terima Ganti Rugi

Bupati Kuningan berfoto bersama usai menyertahkan ganti rugi kepada warga desa Kawungsari.

Kuningan Terkini - Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH menyerahkan ganti rugi kepada warga Desa Kawungsari Kecamatan Cibeureum yang terkena dampak pembangunan Waduk Kuningan, Kamis (04/02/2021). Selain upati Kuningan dan jajaranya, kegiatan ini dihadiri langsung Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc.

Menurut Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung, Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc, BBWS Cimanuk Cisanggarung diberi amanah untuk membangun Bendungan ini. Pengorbanan BBWS Cimanuk Cisanggarung tidak ada artinya jika lahannya tidak ada, Untuk itu, Ia mengucapkan terimakasih kepada Tim Pembebasan Lahan yang dikerjakan oleh BPN.

“Tanpa dukungan Bupati, masyarakat, dan semua yang sudah membantu, ini semua tidak akan terwujud,” tegasnya.

Lebih jauh Ismail mengatakan, bendungan Kuningan sudah jadi, namun pintu bendungan belum di tutup. Karena, pihak BBWS menunggu pembebasan lahan sampai 100 persen, dan seluruh warga sudah dsirelokasi. Setelah semuanya selasai, pihak BBWS akan menutup pintu bendungan untuk digenangi air.

“Bendungan ini bisa mengairi 3000 hektar sawah, dan bisa untuk menyediakan kebutuhan air minum sebanyak 300L/detik, dan dapat mengamankan daerah sekitar nya dari Banjir. Selain itu, bendungan ini dapat menyediakan pasokan energi listrik sebesar 500 kilo watt yang cukup untuk penerangan,” paparnya.

Sementara, Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH mengatakan, pembangunan Bendungan Kuningan berlokasi di Desa Randusari Kecamatan Cibeureum, Desa Sukarapih Kecamatan Cibeureum, Desa Kawungsari Kecamatan Cibeureum, Desa Simpayjaya Kecamatan Karangkancana, Desa Tanjungkerta Kecamatan Karangkancana, Desa Cihanjaro Kecamatan Karangkancana.

“Dari 6 desa yang terkena dampak pembangunan bendungan tersebut, terdapat 1 desa yang mendapat dampak paling besar yaitu Desa Kawungsari Kecamatan Cibeureum, dimana hampir seluruh lahan di lokasi desa termasuk permukiman warga harus dibebaskan,” terangnya.

Selain itu Bupati juga menjelaskan, untuk Desa Kawungsari, luas lahan yang dibebaskan tahun 2021 sejumlah 386 bidang seluas 10,6 HA , dimana sebanyak 373 bidang sudah setuju dan 13 bidang masih belum setuju. Dan untuk hari ini merupakan pembayaran tahap 1 sejumlah 279 bidang.

“Sedangkan untuk 94 bidang masih dalam tahap verifikasi l-man dan proses kelengkapan administrasi, untuk itu kepada pemilik 94 bidang dimohon untuk bersabar dan tidak panik, hak bapak dan ibu pasti akan terpenuhi pada pelaksanaan pembayaran tahap II selanjutnya,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh