• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Min07032021

Last updateMin, 07 Mar 2021 5am

BJB

Pemerintahan

Pembangunan Bendungan Kuningan Capai 97 Persen

Staf Ahli Menko Polhukam Bidang Ideologi dan Konstitusi berfoto bersama usai kunungannya di Kuningan.

Kuningan Terkini - Staf Ahli Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Bidang Ideologi dan Konstitusi, Irjen Pol. Dr. Agung Makbul, Drs, S.H, MH mengapreasisai Pemkab Kuningan dalam Percepatan Progres Pembangunan Waduk Kuningan.

“Untuk mengetahui secara jelas yang menjadi fokus dalam Ketahanan Nasional Sumber Daya Alam, salah satunya Bendungan Kuningan. Hasil outputnya akan dilaporkan kepada Menkopolhukam dan akan dibahas pada rapat kabinet,” kata Irjen Pol. Dr. Agung Makbul, Drs, S.H, MH kunjungannya ke Kabupaten Kuningan di ruang rapat Linggajati, Setda Kabupaten Kuningan, Rabu (17/02/2021).

Di Jawa Barat kata Agung, dibangun 7 bendungan untuk mendukung ketahanan air dan irigasi, salah satu bendungannya ada di Kabupaten Kuningan. Jika dibandingkan dengan projek bendungan yang serupa di Indonesia, memerlukan waktu cukup lama bahkan ada sampai dengan puluhan tahun baru dapat terselesaikan.

“Di Kabupaten Kuningan ini termasuk cepat dengan waktu 7 tahun progres proyek pembangunan strategis ini sudah mencapai 97%, diharapkan di tahun ini dapat terselesaikan semuanya,” ucapnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. yang mewakili Bupati Kuningan menyampaikan, pembangunan Bendungan Kuningan merupakan Proyek Strategis Nasional Pemerintah. Untuk menunjang kegiatan pembangunan bendungan, tentunya diperlukan kegiatan pengadaan tanah. Akibat adanya kegiatan pengadaan tanah tersebut, cenderung menimbulkan dampak sosial masyarakat di lokasi kegiatan.

“Dari mulai keberhasilan 100% fisik, dan sudah 97% dari sisi pengembalian tanah, sehingga tinggal 3% untuk beberapa kendala. Untuk kendala tersebut, Insyaallah sudah ada tiitk temunya. Kita optimis sesuai dari harapan kita semua waduk ini akan diisi air mulai bulan Juli 2021,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh