• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab25092021

Last updateKam, 23 Sep 2021 10pm

BJB

Pemerintahan

Wagub Jabar Resmikan Tugu Perbatasan Jabar-Jateng

Wagub Jabar berfoto bersama usai meresmikan tugu perbatasan.

Kuningan Terkini - Visi Jawa Barat 2018-2023 adalah Jawa Barat Juara Lahir Batin melalui inovasi dan kolaborasi. Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jabar, UU Rizhanul Ulum saat meresmikan Tugu Batas Desa Perbatasan Jabar-Jateng, Sabtu (04/09/2021).

“Salah satu fokus pembangunan Jabar adalah menjadikan desa sebagai pelaku utama pembangunan, tidak hanya sebagai objek tapi subjek, sehingga akan munculnya efek pemberdayaan,” kata Wabub Jabar menjelaskan.

Dikatakan, Provinsi Jawa Barat yang memiliki luas mencapai 3,7 juta hektar dengan jumlah penduduk hampir 50 juta jiwa, dimana sebanyak 36,2 juta jiwa berada di desa atau sekitar 71,77 persen, serta sebanyak 101 desa diantaranya berada di daerah perbatasan, baik berbatasan dengan banten maupun Jawa Tengah.

Oleh karena itu, Pemprov Jabar memberikan perhatian yang cukup besar terhadap desa-desa perbatasan, salah satu diantaranya adalah dengan membangun tugu perbatasan, baik di perbatasan Jabar-Banten maupun Jabar-Jateng. “Tugu desa sebagai batas provinsi sangat penting sebagai batasan pembangunan daerah yang adil dan kepastian hukum. Sehingga, tertib administrasi pemerintahan menjadi lebih jelas dan tegas,” ujar Wagub.

Terkait dengan proses pembangunan sambungnya, kegiatan bantuan keuangan desa menjadi salah satu bentuk tanggung jawab dan kolaborasi yang diperlukan. Dimana dalam penggunaannya, alokasi bantuan keuangan desa diperuntukan antara lain, untuk pelaksanaan pembangunan desa dan sarana prasarana desa yang bermanfaat dalam menunjang aktivitas ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

“Diluar itu, kami juga memiliki program Desa Juara yang memiliki tiga pilar yakni, digitalisasi Layanan Desa, One Village One Company (OVOC), SMK Membangun Desa, Petani Milenial, dan Santani,” tutur Uu.

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, menyampaikan, kegiatan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di Kabupaten Kuningan berlangsung dengan baik dalam suasana yang kondusif, berkat adanya dukungan dan kemitraan antara pemerintah dan masyarakat. Salah satunya, adalah telah diresmikan oleh Presiden Pembangunan Bendungan Kuningan yang berlokasi di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibereum seluas 302,26 hektar.

“Mmelalui kegiatan Tematik Wilayah Perbatasan Provinsi Jawa Barat (TWPJ) Tahun 2019, 7 dari 19 desa perbatasan mendapatkan stimulan bantuan keuangan untuk peningkatan infrastruktur desa perbatasan di Kabupaten Kuningan, serta bantuan pengembangan usaha Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) untuk 19 desa perbatasan provinsi, dimana kesemuanya bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat Tahun 2019,” pungkasnya.(gg)

Add comment


Security code
Refresh