Kuningan (KaTer) - Menjadi yang terbaik dari seluruh desa di wilayah Kabupaten Kuningan, Desa Lengkong dinilai sangat pantas memperolehnya. Pasalnya, desa Lengkong memiliki nilai ciri khas lanskapnya yang berbasis pertanian, nilai adat istiadat dan budaya lokalnya juga berkembang pesat melalui komunitas dan masyarakat yang kreatif.
Kades Desa Lengkong, Didi Suhardi SP kepada KaTer mengatakan, Kamis (15/5/2014), dalam rangka pemberdayaan masyarakat, desa Lengkong memiliki produk unggulan yang sudah besar dalam pemasaran dan produksinya. Seperti aneka kue kering dengan merk Sari Rasa, Sari Murni, ada juga produksi rumah tangga lainnya seperti rengginang, keripik pisang dan jenis industri ekonomi kerakyatan lainnya.
“Tenaga kerjanya berasal dari warga setempat. Disamping menambah pendapatan masyarakat, juga turut membantu program pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran dan pemerataan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” tukasnya.
Untuk usaha produksi kue kering sambung Didi, pemasarannya sudah mencapai luar kota diantaranya Sidoarjo, Surabaya, Jakarta, wilayah Jateng bahkan antar pulau seperti Lampung. Desa Lengkong potensial menjadi basis pengembangan ekonomi kreatif. Banyak kreatifitas produk di kawasan desa yang dapat dimanfaatkan untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat dan menggerakan perokonomian daerah setempat.
“Dalam pengembangan di bidang ekonomi, difokuskan pada program bumdes, ekonomi simpan pinjam kepada masyarakat tidak mampu terutama pedagang kecil. Dalam pengelolaan pun dilakukan oleh desa. Selain itu, dalam program yang digulirkan juga membantu terhadap kelompok-kelompok tani yang memang membutuhkan bantuan,” ungkapnya.
Terkait lomba desa tingkat provinsi yang akan dihadapi, menurut Kades yang sudah menjabat 2 periode tersebut, diharapkan menjadi titik awal kebangkitan bagi masyarakat desa untuk membangun desanya. Kemudian bisa dijadikan sebagai pemicu dan motivasi bagi masyarakat setempat dan hal yang juga terpenting dari lomba desa ini yakni masyarakat ikut berpartisipasi secara nyata.(AND)