Pemerintahan

Aliansi BEM Jabar Satroni Gedung Sate

aksi mahasiswa di halaman gedung sate

Bandung (KaTer) - Sedikitnya 75 mahasiswa pewakilan dari beberapa perguruan tinggi yang tergabung dalam Aliansi BEM Jabar Satroni gedung Sate, Bandung, Sein (20/5/2014). Mereka menuntut untuk menegakan politik di Indonesia, Ciptakan Kemandirian Ekonomi, dan Perkuat kepribadian dalam berbudaya demi tegaknya identitas bangsa

"Kita harus mandiri, selama ini bangsa kita terkungkung. Tuh buktinya, kawan kita adalah gambaran nyata ada di dalam kurung bambu. Tak jauh beda bangsa kita sudah dikepung ideologi dan produk asing!," seru Hasan dengan berapi-api sambil menunjuk rekannya yang berada dikurungan bambu.

Tiga tuntutan utama yang mereka kumandangkan tersebut, merupakan refleksi pada Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Ketiga hal ini, diragukan bisa tercapai, baik oleh parpol maupun oleh pihak eksekutif.

“Boro-boro mandiri secara ekonomi, malah bisanya mengkorup dan inefisiensi dalam anggaran pembangunan. Praktis pembangunan di Jabar mandek," tambah Syahid dari BEM UNINUS Bandung. Dalam orasi yang dikumandangkan perwakilan mahasiswa, mereka mengingatkan agar tidak terlena oleh kemilau produk dan budaya asing.

“Kita harus bangun dari tidur panjang,” tambah Hasan menggebu-gebu sambil menanyakan keberadaan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan. Dalam beberapa kesempatan, kebijakan Aher panggilan akrab Gubernur Jabar sempat dipertanyakan, diantaranya: Infrastruktur di pantai selatan jabar, kerusakan pantai utara Jabar, stagnan-nya pendidikan di jabar dalam hal pemerataannya, kelangkaan gas 3 kg pun sempat disinggung. Alhasil, demo hari itu yang dimulai pukul 11.00 dan berakhir sekitar pukul 13.00 berlangsung aman. 'Ini demo awal kami, selanjutnya kami akan rapatkan barisan terutama mengkritisi legislator baru di berbagai level dari hasil Pileg 2014," imbuh Ikhsan, salah satu perwakilan dari BEM Universitas Telkom. (Harri Safiari).


Fishing