Pemerintahan

Komunitas Hijau Dukung Aang Jadi Menteri LH

H Aang Hamid Suganda saat menerima penghargaan Kalpataru dari Presiden SBY.

Kuningan (KaTer) - Menyeruaknya dukungan kepada mantan Bupati Kuningan 2 periode, H Aang Hamid Suganda S.Sos untuk menjadi Menteri Lingkungan Hidup (LH) dalam kabinet Jokowi-JK diapresiasi Ketua Komunitas Hijau Kuningan dan aktivis lingkungan, Avo Juhartono. Menurutnya, Aang mempunyai modal dasar pengalaman saat menjadi Bupati Kuningan dengan gagasannya menyelamatkan dan melestarikan lingkungan.

“Saya mendukung jika Pak Aang dinominasikan menjadi menteri dalam kabinet Jokowi-JK. Sebagai warga masyarakat Kuningan, saya merasa bangga ada salah satu tokoh masyarakat Kuningan yang dinominasikan jadi menteri. Ini juga akan menjadi kebanggaan warga masyarakat Kuningan,” katanya kepada KaTer, Selasa (5/8/2014).

Jika Aang terpilih menjadi Menteri Lingkungan Hidup kata Avo, gagasannya dalam penyelamatan dan pelestarian lingkungan bisa di laksanakan dalam kebijakan pembangunan lingkungan diseluruh Indonesia. Disamping itu, Aang juga mempunyai pengalaman dalam organisasi APKASI. Minimal, dari APKASI itu, Aang sedikit banyaknya mengenal dan mengetahui problem diberbagai wilayah di Indonesia.

“Sebagai manusia, saya kira pak Aang pasti ada kekurangan maupun kelebihannya. Namun, dengan berbagai kekurangannya, pak Aang sangat peduli terhadap lingkungan. Hal itu dibuktikan diraihnya KALPATARU bidang pembina lingkungan,” ujarnya.

Hal tersebut sambung Avo, merupakan bukti nyata atas kiprah kepedulian dan pengabdiannya dibidang lingkungan. Banyak ide dan gagasannya dalam program aksi mendorong kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap ligkungan. Diantaranya, pepeling, seruling dan apel serta membangun ruang tebuka hijau seperti taman kota dan hutan kota bahkan membangun kebun raya di Padabeunghar.

“Jadi, kalau ada yang menilai kepedulian Pak Aang terhadap lingkungan hanya RETORIKA, saya kira kurang pas. Karena, Pak Aang tidak hanya beretorika, akan tetapi Pak Aang telah peduli dan berbuat yang nyata untuk lingkungan Kuningan dengan segala kekurangannya. Kalaupun akhirnya, dari kepedulian dan aksi nyata tersebut menjadi prestise, itu adalah bentuk penghargaan dari pihak lain atas kepedulian dan aksi nyatanya terhadap lingkungan,” pungkasnya.(j’ly)


Fishing