Pemerintahan

Tidak Berizin, Rumah Bos Sangkan Park Disegel

Kasatpol PP Kuningan, Indra Purwantoro.

Kuningan Terkini - Tindakan tegas dilakukan Satpol PP Kuningan bagi siapa saja yang melanggar Perda terkait mendirikan bangunan dan perizinan lainnya. Seperti yang dilakukan pada Rabu (18/08/2019) petugas menghentikan paksa aktivitas pembangunan sebuah rumah pribadi milik bos Sangkan Park seluas 108 meter persegi di kawasan Jalan Cisantana, Cigugur diikuti dengan pemasangan segel disekitar bangunan tersebut.

Kasatpol PP Indra Purwantoro S.AP menjelaskan, pihaknya melakukan tindakan ini berdasarkan Perda nomor 12 tentang bangunan gedung dan dan Perda nomor 3 tahun 2018 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

"Kita kesana, yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan selembar izin pun. Kami hentikan kemudian kita segel, karena daerah Cisantana ini menjadi perhatian khusus, kawasan ini kalau tidak dikendalikan akan berpotensi banyak bangunan baru yang melanggar," jelas Indra kepada sejumlah awak media di Kantornya.

Penindakan seperti ini lanjutnya, merupakan hasil laporan petugas Satpol PP yang melakukan patroli rutin. Pihaknya juga berharap partisipasi masyarakat untuk mematuhi Peraturan Daerah dikabupaten Kuningan apabila hendak mendirikan bangunan, baik rumah tinggal atau keperluan lainnya (komersil).

"Segel kami ada dua macam, yakni segel pengawasan dan segel permanen. Selama belum bisa membuktikan legalitas perizinannya dalam waktu 15 hari, kita hentikan dengan segel pengawasan. Tetapi kalau Pemda tidak mengizinkan, kami akan mengikuti kepastian hukum dari pengadilan," tegasnya.

Keputusan pengadilan sebagai upaya terakhir ini yang akan ditetapkan, misalnya jika diputuskan pembongkaran maka akan kita laksanakan.

Dalam kesempatan yang sama hadir pula Perwakilan Pemda Kuningan melalui Kabag Humas Sekda Dr. Wahyu Hidayah yang menjelaskan produk hukum Pemda dan Rencana Tata Ruang Wilayah, serta RTBL kawasan Cisantana sebagai daerah resapan air diperlukan penataan khusus sejak dini. (Bubud Sihabudin)