• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Sen21102019

Last updateMin, 20 Okt 2019 5pm

Pemerintahan

Bappeda Unjuk Program Ekonomi Ke KADIN

Pengurus Kadin saat mendengarkan ekspos dari Bappeda Kuningan.

Kuningan Terkini - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kuningan unjuk Program Ekonomi Daerah Tahun 2020 kepada Dewan Pengurus Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Kuningan, di Aula Bappeda. Presentasi, sekaligus Diskusi ini, sebagai wujud mitra strategis Bappeda dengan KADIN dalam menggali potensi ekonomi daerah.

Plt Kepala Bappeda Usep Sumirat mengawali pemaparan garis besar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023. Kaitan ekonomi, Ia menyebut program unggulan Ekonomi Pinunjul Berbasis Desa. Target strategisnya pengurangan angka pengangguran, penurunan angka kemiskinan, peningkatan investasi daerah, ketahanan pangan, pariwisata berbasis komunitas dan implementasi e-goverment.

“Tentu dengan grand strategi pertumbuhan bercirikan keunggulan lokal,” imbuh Usep, diamini Kabid Ekonomi Rinekawiati Soelaeman.

Usep mengaku telah menetapkan program prioritas dalam RPJMD 2018-2023. Yaitu mewujudkan 100 Desa Pinunjul melalui Perbup No 1 Tahun 2019 tentang Desa Pinunjul dan Kepbup No 050/KPTS.59-Bappeda/2019 tentang Penetapan Desa Pinunjul. 100 Desa Pinunjul terbagi 25 Desa Pinunjul Wisata, 42 Desa Pinunjul Agro, 3 Desa Pinunjul Koperasi, 10 Desa Pinunjul Industri, 1 Desa Pinunjul Kuliner Tradisional, 7 Desa Pinunjul Pendidikan, 3 Desa Pinunjul UKM.

“Desa Pinunjul itu, pembangunan ekonomi berkarakter lokal. Harus memiliki sumber daya baru, rentang perencanaan tidak terlalu panjang, data lapangan real time, kegiatan focus pada kebutuhan setempat. Sehingga keunggulan lokal dapat mendorong pertumbuhan daerah sekitar,” papar dia.

Ketua KADIN Kuningan, H Uba Subari, berterimakasih kepada Bappeda. Ekspos rencana pembangunan ekonomi daerah sangat penting diketahui pengurus KADIN agar program KADIN kedepan bisa sejalan dengan pemerintah daerah. “Informasi Bappeda ini akan menjadi acuan pada Raker KADIN, Oktober 2019 nanti,” terang H Uba, yang juga mantan Ketua BPC Gapensi Kuningan 2 periode ini.(tat)

Add comment


Security code
Refresh