• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Jum13122019

Last updateKam, 12 Des 2019 11pm

BJB

Pendidikan

HMI Unisa Kuningan Bedah Buku

Bedah Buku HMI Unisa Kuningan.

Kuningan Terkini - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STAI Al-Ihya Kuningan menggelar bedah buku di Masjid Al-Ihya Centre Unisa Kuningan. Acara digelar dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW atas kerja sama HMI dan DKM Al-Ihya Centre.

Panitia pelaksana, Asep Ahmad Mausul menerangkan, gelaran Bedah buku merupakan salah satu acara dari rangkaian yang digelarnya, yaitu bedah buku, penampilan hadroh, dan tausiyah. Menurutnya, bedah buku digelar untuk mahasiswa sedangkan tausiyah digelar untuk umum.

"Hari ini kami gelar Bedah buku, sedangkan besok tampilan hadroh dadi santri Ponpes Al-Ihya dilanjut tausiyah," kata Asep, Kamis (28/11/2019)

Menurutnya, gelaran tersebut mengusung tema aktualisasi tauladan Rasulallah sebagai gerakan revolusi mental. Tema tersebut dipilih sebagai salah satu upaya untuk menghidupkan semangat kenabian di tengah perkembangan zaman yang semakin jauh dari zaman Islam awal.

"Islam saat ini banyak melewati kondisi sosial politik yang lambat laun mengikis sifat-sifat Nabi yang sudah dicontohkan, baik dalam bentuk lisan, tindakan, maupun ajaran lainnya. Karena itu saat ini penting untuk mengaktualkan atau menghidupkan kembali semangat itu supaya nilai-nilai islam tetap tumbuh," tutur mahasiswa KPI Unisa ini.

Dia menerangkan, buku yang dipilih panitia untuk dibedah juga tidak jauh dari konteks Maulid Nabi Muhammad, yaitu buku berjudul "Rahsa: Refleksi tentang Pendidik, Peserta Didik, dan Orang Tua". Buku tersebut dipilih karena isinya banyak menyinggung penomena kehidupan saat ini.

"Kami pilih buku ini karena narasumbernya bagian dari keluarga kami, yaitu alumni HMI dan isinya dekat dengan kondisi kekinian. Mudah-mudahan selain mengetahui isi buku, kami juga mengetahui bagaimana belajar membuat buku," harapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua HMI, Yudi Pramudita. Rangkaian acara Maulid yang digelar dua hari itu dilaksanakan supaya menyentuh berbagai elemen, baik mahasiswa maupun masyarakat umum. Karena itu, Bedah buku dan tausiyah digelar dengan harapan bisa memberikan sumbangsih pencerahan dari HMI untuk masyarakat secara luas.

"Keberadaan HMI tentu saja harus memberi manfaat untuk masyarakat Indonesia. Karena itu kami tidak mau ketinggalan untuk ikut serta ambil bagian dalam momentum Maulid kali ini, Mudah-mudahan apa yang kami lakukan bermanfaat untuk kader HMI maupun masyarakt umum," kata Yudi.(NonaRizky)

Add comment


Security code
Refresh