• Home
  • Parlementaria
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sel28012020

Last updateSen, 27 Jan 2020 7pm

BJB

Pendidikan

Ratusan Peserta Ikuti Seminar Nasional Uniku

Seminar Nasional Fahutan UNIKU.

Kuningan Terkini - Fakultas Kehutanan (Fahutan) Universitas Kuningan (Uniku) menggelar Seminar Nasional dan Call For Papers bertajuk Konservasi untuk Kesejahteraan Masyarakat di Aula Fahutan, Kamis (12/12/2019).

Ketua Pelaksana, Iing Nasihin, M.Si., yang saat ini menjabat Wakil Dekan I Fahutan Uniku mengungkapkan, Seminar Nasional ini bertujuan untuk penyebar luasan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memfasilitasi peneliti untuk mensosialisasikan hasil penelitian kepada masyarakat.

“Dalam kegiatan ini, kami mengundang 6 narasumber yang kompeten di bidangnya,” katanya.

Keenam nara sumber tersebut lanjut Iing, Prof. Dr. rer.nat. Imam Widhiono MZ., MS., dari Fakultas Biologi Unsoed, Purwokerto sebagai keynote speaker, Dr. Kaniwa Berliani, SSi., M.Si., dari USU, Dr. Liza Niningsih, S.Hut., MP.dari Sekolah Tinggi Kutai Timur Kaltim, Dr. Asvik Helida, S.Hut, MSc., dari Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Ir. Abdul Rosyid, MP dari Universitas Tadulako Sulawesi Tengah dan Dr. Agus Yadi Ismail, M.Si., dari Fahutan Uniku.

“Sebanyak 200 peserta dari beberapa provinsi, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Riau, ikut dalam kegiatan ini,” jelasnya.

Dekan Fahutan, Dr. Toto Supartono, M.Si dalam sambutannya mengatakan, konservasi merupakan sebuah istilah yang saat ini sudah umum terdengar dan dilontarkan oleh banyak pihak. Namun, tidak sedikit para pihak yang masih kurang pas dalam memahami makna konservasi.

“Ketika berbicara konservasi yang dikaitkan dengan pengelolaan sumberdaya alam, tidak sedikit para pihak yang berpikir, bahwa konservasi berarti melindungi sumberdaya alam dan tidak boleh ada pemanfaatan. Tidak sedikit juga anggapan bahwa konservasi dalam pemanfaatan sumberdaya alam hanya buang-buang biaya. Oleh karena itu, anggapan-anggapan yang keliru tersebut perlu untuk diluruskan,” katanya.

Sementara, Rektor Uniku, Dr. Dikdik Harjadi, SE, M.Si, mengungkapkan, visi Uniku adalah menjadi Universitas unggul yang memiliki komitmen tinggi terhadap pemberdayaan masyarakat pada tahun 2032. Hal tersebut, merupakan tanggung jawab seluruh masyaraka kampus untuk mewujudkannya.

“Tema Seminar Nasional mengenai konservasi untuk kesejahteraan masyarakat, sudah searah dengan visi Uniku,” tuturnya.(NonaRizky)

Add comment


Security code
Refresh