• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Jum23102020

Last updateKam, 22 Okt 2020 7pm

BJB

Pendidikan

Kawal Demokrasi, Unisa-KPU Kuningan Jalin Kerjasama

Rektor Unisa dan Ketua KPU Kuningan berfoto bersama usai penandatanganan MoU.

Kuningan Terkini - Universitas Islam Al-Ihya (Unisa) Kuningan sebagai lembaga pendidikan tinggi, berkomitmen untuk mengawal proses demokrasi di Kabupaten Kuningan. Hal ini diperkuat dengan ditandatanganinya naskah perjanjian kerjasama antara Unisa dan KPU Kuningan yang digelar di Aula Kampus I Unisa, Kamis (09/10/2020).

Hadir dalam giat tersebut, Rektor Unisa Nurul Iman Hima Amarullah, S.Ag., M.Si, Warek I Unisa Aep Saepudin, M.Pd.I, Warek II Uyu Wahyudin, M.M, Ketua LPPM Muhajir Affandi, M.I.Kom, Kabiro BAAK Unisa Aris Risdandi, S.E, dan Kabag Humas dan Kerjasama Sopandi, S.Ag.

Sementara, jajaran KPU Kabupaten Kuningan yang hadir,diantaranya, Ketua KPU Asep Z Fauzi, Komisioner Divisi Teknis Pemilihan Maman Sulaeman, Komisioner Divisi SDM dan Parmas Dudung Abdu Salam, Plh Kasubbag Teknis dan Hupmas Oban Sarbini, dan staff teknis serta program data KPU Kabupaten Kuningan.

Rektor Unisa, Nurul Iman dalam sambutannya mengatakan, menyampaikan bahwa Unisa sebagai lembaga pendidikan tinggi berkomitmen mengawal demokrasi di Kabupaten Kuningan. Hal ini dibuktikan dengan keterlibatan civitas akademika Unisa Kuningan yang turut serta berperan aktif dalam pesta demokrasi dipelbagai tingkatan, baik Pilpres, Pileg, maupun Pilkada.

“Alhamdulillah, sekarang Unisa dapat melaksanakan penandatangan naskah kerjsama dengan KPU Kuningan. Ke depan, Unisa siap kian masif untuk turut serta mendukung dan mengawal demokrasi di Kabupaten Kuningan dalam pelbagai hal. Misalnya penelitian atau riset yang bertemakan politik dan demokrasi. Atau implementasi kegiatan dalam bentuk lainnya,” ujar Nurul Iman.

Ditempat yang sama, Ketua KPU Kuningan, Asep Z Fauzi mengatakan, Unisa merupakan salah satu perguruan tinggi yang serius mengasah elemen-elemennya di bidang demokrasi. Keterlibatan orang-orang yang berkegiatan di Unisa dengan demokrasi di Kabupaten Kuningan bukanlah isapan jempol belaka. “

Pak Rektor Nurul Iman, dulunya komisioner KPU Kuningan. Kemudian ada juga Pak Maman yang sekarang menjadi komisioner KPU Kuningan. Selain itu masih banyak pula tenaga-tenaga SDM Unisa yang cukup kompeten dalam hal demokrasi,” paparnya.

Lebih jauh Asfa, sapaan akrabnya menjelaskan, kampus dapat diasosiasikan sebagai laboratorium sosial. Apa-apa yang terjadi di kampus merupakan interasi dari tiap-tiap manusia dengan ragam latar belakang. Dengan kondisi demikian, maka toleransi dan demokrasi niscaya diperlukan. Maka tidaklah suatu yang berlebihan, jika kampus dijadikan kawah candradimuka dalam mengasah demokrasi.

“Praktik demokrasi harus dijaga kelestariannya demi mewujudkan masyarakat lebih demokratis, masyarakat mendapat porsi partisipasi lebih luas, serta adanya landasan kepastian hukum, mengedepankan nilai-nilai egalitarian, nilai keadilan, menghargai HAM, menghargai perbedaan SARA dalam kesatuan bangsa. Menjunjung tinggi nilai-nilai religius dengan dilandasi pengamalan nilai-nilai Pancasila,” pungkasnya.(gg)

Add comment


Security code
Refresh