• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Min07032021

Last updateMin, 07 Mar 2021 5am

BJB

Pendidikan

Unisa Kuningan Gelar Wisuda ke-5

Wisuda ke-5 Unisa.

Kuningan Terkini - Universitas Islam Al-Ihya (Unisa) Kuningan, kembali mewisuda mahasiswa yang sudah lulus menyelesaikan jenjang pendidikan sarjana. Masing-masing lulusan mengantongi gelar kesarjanaan sesuai program studi berbasis agama yang didukung semangat kewirausahaan dan inovasi teknologi.

Menurut ketua Wisuda ke-5, Aris Risdandi, SE, jumlah wisudawan yang mengikuti prosesi itu sebanyak 245 orang. Jumlah tersebut merupakan lulusan dari 13 program sarjana yaitu Prodi Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Perbankan Syariah, dan Komunikasi dan Penyiaran Islam.

“Kemudian Prodi Pendidikan Guru SD, Pendidikan Guru PAUD, Pendidikan Bahasa Inggris, dan PJKR, Informatika, Teknik Mesin, Teknologi Pangan, Kesehatan Masyarakat, dan Gizi,” terangnya.

Sementara, Rektor Unisa, Nurul Iman Hima Amrullah, S.Ag., M.Si menerangkan, kualifikasi lulusan yang didasari nilai-nilai agama dan semangat kewirausahaan berbasis informasi teknologi tersebut akan menunjang para wisudawan untuk senantiasa berprilaku agamis, hidup mandiri, dan berinovasi dalam menyongsong setiap perubahan zaman.

“Berbekal tiga kekuatan besar itu kami yakin para wisudawan bisa tampil sebagai lulusan terbaik yang sejalan dengan semangat pengabdian yakni memberikan manfaat sebanyak-banyaknya kepada masyarakat,” kata Nurul Iman, saat mengisi sambutan rektor dalam Wisuda ke-5 Unisa di Hotel Horison, Sabtu (09/01/2020).

Menurutnya, wisuda bukan akhir dari keharusan manusia yang harus terus belajar. Karena itu, sebagai lulusan yang paripurna, seluruh wisudawan harus tidak puas dengan ilmu-ilmu yang didapatkan selama kuliah. Bekal yang didapat selama empat tahun belajar harus terus dirawat, dioptimalkan, dan diamalkan supaya bisa membantu masyarakat dalam menyelesaikan setiap persoalan dan tantangan yang semakin kompleks.

“Belajar yang sesungguhkan adalah sepanjang hayat. Teruslah belajar, perjalanan masih panjang. Persiapkan diri untuk masa depan dengan berpegang teguh pada ajaran agama,” tuturnya.

Bagi lulusan yang memiliki niat melanjutkan kuliah ke jenjang magister sambungnya, Unisa sudah membuka program magister konsentrasi Pendidikan Agama Islam. Program tersebut sudah berlangsung tahun akademik 2020-2021 berdasar surat keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1161 Tahun 2019 tentang izin operasional program magister.

“Selain program magister yang sudah berlangsung, semua program studi S1 yang kami buka sudah terakreditasi BAN-PT dan LAM-PTKes. Alhamdulillah akhir tahun ini kami menerima beberapa SK hasil akreditasi yaitu akreditasi institusi dengan predikat baik, Prodi Kesehatan Masyarakat predikat B, Pendidikan Guru PAUD predikat B, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris predikat B, Prodi PGSD predikat B,” pungkasnya.(gg)

Add comment


Security code
Refresh