Sen06022023

Last updateSab, 04 Feb 2023 5pm

bjb

Pendidikan

UNINUS Bandung, Kampus Unggul Berkualitas

Refleksi Akhir Tahun dan Menyambut Tahun 2023

Kuningan Terkini - Sepanjang tahun 2022, Universitas Islam Nusantara (UNINUS) Bandung terus melakukan berbagai terobosan guna menjadi kampus unggul dan berkualitas. Mulai dari perbaikan dan penambahan sarana prasarana, peningkatan kompetensi SDM, hingga layanan bagi seluruh civitas akademika.

Menurut Wakil Ketua Yayasan Pembina Uninus, Prof. Obsatar Sinaga, untuk meningkatkan kualitas SDM, selain skripsi sebagai tugas tugas akhir, UNINUS akan menambah syarat kelulusan, dengan mendorong mahasiswanya membuat jurnal sebagai syarat alternatif agar bisa lulus dari kampus. Hal ini, bertujuan untuk meminimalkan kecurangan. Sebab, hingga kini masih ditemukan kasus skripsi yang telah dipakai 9 tahun lalu direplikasi agar bisa lulus.

“Jangankan sembilan tahun, tiga tahun aja dosen sudah lupa. Karena itu, dibuat alternatif jangan hanya skripsi. Boleh skripsi, karya, jurnal berbentuk legal standing dari sebuah perjanjian atau proses hukum,” kata Prof. Obi, sapaan akrabnya dalam acara Refleksi Akhir Tahun dan Menyambut Tahun 2023 bersama Forum Wartawan Pendidikan (FWP) Jabar di Rektorat Uninus, Kota Bandung, Selasa (27/12/2022).

Aturan pembuatan jurnal sebagai alternatif tugas akhir kata Prof. Obi, merupakan kebijakan kampus yang ada dalam peraturan otonomi akademik. Mahasiswa Uninus diperbolehkan membuat jurnal nasional dengan akreditasi Sinta (Science and Technology Index) atau jurnal internasional terindeks Scopus.

“Tidak dipatok Sinta semua. Jadi selain sinta, juga jurnal internasional,” tegasnya.

Sementara Dekan Fakultas Hukum Uninus, DR. Yuyut Prayuti, SH, MH menambahkan, selain menerapkan aturan pembuatan jurnal untuk meningkatkan SDM, Uninus juga memboyong sejumlah guru besar. Diantaranya, Prof. Suryana Sumantri sebagai dosen S3 Prodi Ilmu Pendidikan, Prof. Imas Siti Setiasih bersama Prof. Dadi Suryadi menjadi dosen di Prodi Pertanian hingga Ketua Paguyuban Profesor LLDIKTI Wilayah IV, Prof. Endang Komara.

“Dengan kehadiran sejumlah guru besar di Uninus, Insya Allah akan membawa UNINUS ke arah yang lebih baik. Selain itu, kehadiran Prof. Obi yang sudah banyak makan asam garam dunia pendidikan, kita optimis UNINUS akan maju,” kata Dekan perempuan pertama yang memimpin FH Uninus menjelaskan.

Selama kurun waktu setahun teakhir ini, kata sosok perempuan multi talenta dengan segudang pengalamam dalam bidang akademik, berbagai prestasi telah diraih Uninus. Diantaranya, penghargaan dari Kemendikbudristek bagi Sendi Cornelia (mahasiswi FKIP) karena berhasil meraih medali emas, cabor futsal beregu (putri) pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVII.

Kemudian lanjutnya, tim futsal putra Uninus berhasil keluar sebagai juara pertama dalam Unfari Futsal Championship, turnamen futsal antar perguruan tinggi se-Jawa Barat. Terbaru, Uninus meraih penghargaan nasional dari Ditjen Diktiristek dalam ajang Malam Anugerah Diktiristek 2022 untuk kategori Perguruan Tinggi Swasta Subkategori Media Sosial.

“Dengan berbagai upaya dan terobosan hingga prestasi yang telah ditorehkan, dari 7000 an mahasiswa yang dimiliki Uninus, tahun 2023 menargetkan 10 ribu mahasiswa,” terangnya.

Lebih jauh Yuyut menjelaskan terkait keberadaan Fakultas Hukum Uninus. Menurutnya, FH Uninus menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan zaman dan kebutuhan user/stake holder dengan menambahkan mata kuliah Syber Crime, Hukum Pasar Modal dan Hukum Perlindungan Konsumen.

“Jumlah mahasiswa Fak Hukum saat ini 944 orang. Alumni terserap di berbagai instansi dan korporasi serta Lawfirm, dengan profesi sebagai advokat, konsultan hukum bahkan ada beberapa bupati, walikota, gubernur, jaksa, polisi dan lainnya,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing