Sel20022024

Last updateKam, 15 Feb 2024 4am

bjb

Pendidikan

Wisuda Uniku ke-29, 420 Predikat Cumlaude

Wisuda ke-29 Uniku.

Kuningan Terkini - Universitas Kuningan (Uniku) menggelar wisuda ke-29 yang diikuti sebanyak 923 wisudawan dan wisudawati, di gedung Student Center Imam Hidayat Kampus I, Rabu (23/08/2023). Tercatat, dari 923 yang diwisuda, 420 lulus dengan predikat cumlaude.

Rektor Uniku, DR. H. Dikdik Harjadi, SE, M.Si dalam sambutannya mengatakan, wisuda pada hari ini diikuti oleh 923 wisudawan, terdiri dari FKIP 232 orang, FEB 341 orang, Fakultas Ilmu Kehutanan dan Lingkungan 30 orang, FKOM 176 orang, FH 73 orang dan SPs 71 orang. Dari 923 orang wisudawan tersebut, sebanyak420 orang (45%) lulus dengan Predikat Cumlaude (Dengan Pujian).

“Predikat Cumlaude dengan IPK tertinggi untuk Jenjang S1, diraih Winayu Maulina Pritiya dari Program Studi Pendidikan Matematika dengan IPK 3,97, untuk jenjang S2 diraih Rita Sri Silvia Pamuiji dari Program Studi Magister Manajemen dengan IPK 3,97,” katanya menjelaskan.

Untuk lulusan dengan studi tercepat kata Dikdik, untuk jenjang S1 diraih Mohamad Irwansah Somantri (IPK 3,75), dari Prodi Teknik Informatika dengan masa studi 3 tahun 4 bulan 5 hari. Lulusan tercepat jenjang S2 diraih Jamilah (IPK 3,94) dari prodi Pendidikan Ekonomi dengan masa studi 1 tahun 6 bulan 7 hari.

“Untuk lulusan termuda jenjang S1, Mira Putri Rahayu dari prodi Manajemen dengan usia saat lulus, 20 tahun 8 bulan 30 hari. Saya berpesan kepada saudara semua, jadilah para pemberani, karena keberhasilan dan kemenangan adalah milik mereka yang berani,” terangnya.

Sementara, Wakil Bupati Kuningan, HM Ridho Suganda, SH, M.Si dalam sambutannya mengatakan, Ia berpesan kepada para wisudawan agar menrayakan kelulusannya hanya 1 minggu. Selanjutnya, para wisudawan ditunggu sumbangsihnya bagi masyarakat, nusa dan bangsa.

“Kalian sebagai Sarjana pasti akan diminta pendapat dan perannya oleh Masyarakat. Apalagi diera digitalisasi ini, kemajuan teknologi memunculkan perbedaan signifikan pada tantangan yang dihadapi generasi pendahulu dengan generasi muda saat ini. Permasalahan yang muncul akan berbeda, begitu pula penyelesaiannya, memiliki pendekatan yang berbeda,” paparnya.(NR)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing