Pendidikan

Pembangunan MD Al Abror Tersendat

Pembangunan MD Al Abror tersendat

Kuningan Terkini - Sekolah Madasah Diniyah (MD) Al Abror yang berlokasi di Blok Puhun RT.02 RW.02 Desa Cipancur Kalimanggis Kuningan butuh perhatian khusus dari Pemerintah Daerah setempat. Pasalnya, pendirian bangunan sekolah yang tengah dikerjakan saat ini terhambat akibat kehabisan dana anggaran yang diperoleh dari sumbangan para donator dan warga setempat.

“Sampai saat ini, pemerintah daerah sendiri belum memberikan bantuan apapun untuk pembangunan MD Al Abror. Terpaksa, untuk kegiatan belajar mengajar saat ini dilakukan di dalam mushola dekat MD,” kata pengelola MD Al-Abror, Ustadz Enjam Jamaludin kepada KaTer ketika ditemui di lokasi pembangunan madrasah, Minggu (31/8/2014).

Ustadz Enjam menuturkan, pembangunan madrasah dengan ukuran 22x8,5 meter atau kurang lebih 200 M tersebut saat ini masih belum rampung. Ada empat ruangan yang dibangun dan terbagi untuk ruangan kelas santri dan ruang guru ngaji.

“Kami sih berharap pemerintah bisa memberikan kontribusi supaya pembangunan madrasah cepat selesai. Selain itu, bangunan ini juga bakal difungsikan sebagai PAUD Al Abror. Karena, jumlah santri sendiri sudah mencapai 86 orang yang berasal dari Desa Cipancur,” terangnya.

Dikatakan, sumbangan yang terkumpul dalam pembangunan madrasah seratus persen dari swadaya masyarakat. Namun, bentuk perhatian dari pemerintah sampai saat ini belum ada untuk membantu pembangunan secara fisik. Kegiatan belajar mengajar santri juga sedikit terganggu karena ruang kelas belajarnya tidak ada.

“Kami benar-benar sangat berharap pemerintah bisa membantu. Jika pemerintah tidak mengulurkan tangan, kami khawatir semua santri yang belajar disini tidak bisa menimba ilmu dengan nyaman karena tidak adanya ruang belajar madrasah,” jelasnya.

Dia menambahkan, secara legal formal MD Al-Abror juga sudah terdaftar di Kementrian Agama (Kemenag) Kuningan. Pihaknya juga sudah berupaya untuk mengajukan bantuan namun sampai sekarang belum ada realisasinya.

Terpisah, aktifis muda Nahdlatul Ulama (NU) Muhaemin mengungkapkan, pemerintah harusnya tidak menutup mata ketika ada sejumlah madrasah yang membutuhkan bantuan sebagai pendukung sarana dan prasarana belajar. Apalagi, madrasah merupakan tempat belajar untuk menimba ilmu keagamaan khususnya Islam.

“Tujuan adanya madrasah kan untuk mencetak generasi muslim yang berilmu, beramal sholeh, ‎berakhlaqul karimah dan bertanggung ‎jawab dalam beragama, berbangsa dan bernegara.‎ Itu kan tujuan yang sangat mulia,” ujar Cak Imin sapaan akrabnya yang juga mengajar di salah satu MI di Cipancur.(AND)


Fishing