Pendidikan

SMANTIKA Gandeng BNN

Kepala BNNK Kuningan, Guruh Irawan Zulkarnaen S.STP saat berbincang dengan kepala Smantika seusai memberikan penjelasan bahaya narkoba kepada siswa Smantika.

Kuningan Terkini - Setelah berhasil meraih juara 1 dan mewakili Provinsi Jawa barat untuk Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional, SMA Negeri 3 Kuningan (SMANTIKA) semakin berkomitmen untuk menjadi sekolah yang bersih dari narkoba dengan menggandeng BNN Kabupaten Kuningan.

Kepala BNNK Kuningan, Guruh Irawan Zulkarnaen S.STP, M.Si kepada Kuningan Terkini, Rabu (11/2/2015) mengatakan, SMA Negeri 3 Kuningan memiliki kader-kader anti narkoba yang aktif berkonsultasi dengan pihak BNN. Sehingga BNN juga memberikan apresiasi yang sangat besar kepada sekolah ini terutama dalam bidang pencegahan penyalahgunaan narkoba.

”Kami menghimbau kepada siswa-siswi SMANTIKA agar selalu menjaga nama baik sekolah untuk tidak pernah mau berurusan dengan narkoba apalagi menyalahgunakannya,” katanya menghimbau.

Dikatakannya, ada peribahasa panas setahun diguyur hujan sehari, artinya perbuatan-perbuatan baik seseorang yang berlangsung secara lama, bisa sia-sia karena sebuah kesalahan atau perbuatan jahat kecil sekali saja. “Demikian pula dengan sekolah SMANTIKA, prestasi-prestasi besar juara skala nasional sekolah ini yang sudah diraih selama ini bisa saja jadi tercoreng hanya karena tingkah oknum beberapa siswa yang iseng mencoba-coba narkoba,” kata Guruh menjelaskan.

Lebih jauh Guruh menjelaskan, jumlah pelajar di Indonesia yang menggunakan narkoba diperkirakan 32 persen dari angka total jumlah pengguna narkoba secara nasional. Hal ini seperti yang diungkapkan Kepala Pusat Dukungan Pencegahan Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional, prevalensi penyalahgunaan narkoba dalam satu tahun terakhir adalah 5,7 persen.

”Jadi, dalam setahun terakhir, pada setiap 100 orang pelajar dan mahasiswa Indonesia terdapat lima sampai enam orang pemakai narkoba. Hal tersebut tentu menimbulkan keprihatinan yang besar bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.(DHE)


Fishing