Pendidikan

Perpisahan SMK Pertiwi Berlangsung Haru

Nampak siwa kelas XII yang sedang mengikuti kegiatan perpisahan di SMK Pertiwi Kuningan

Kuningan Terkini - SMK Pertiwi Kuningan menggelar kegiatan perpisahan siswa kelas XII di sekolah setempat, Sabtu (23/5/2015). Sebanyak 450 siswa kelas XII dinyatakan lulus 100 persen.

Ketua Panitia Totoh Miftahudin mengatakan, 3 tahun sudah siswa kelas XII menempuh ilmu di SMK Pertiwi, walaupun hasilnya belum maksimal. Namun, pada acara ini, Ia mengucapkan selamat kepada siswa kelas XII atas kelulusan UN 100 persen.

“Saya ucapkan selamat. Apalagi 26 persen dari lulusan sekarang sudah terserap di dunia usaha,” katanya.

Perwakilan siswa kelas XII Agus Nugraha mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu guru dan permohonan maaf apabila selama ini banyak kesalahan yang telah dilakukan siswa kelas XII.

“Saya juga berpesan untuk adik-adik kelas kami, kalian harus lebih baik dari kami. Karena kalian adalah penerus bapak/ibu guru,” ucapnya dengan nada haru.

Kepala SMK Pertiwi Dea Ariana Vamitrianto MSi mengungkapkan bahwa hari ini merupakan hari sedih bercampur bahagia. Sebab, hari ini merupakan kegiatan pelulusan siswa kelas XII dan hari terakhir mereka bersekolah di SMK Pertiwi.

“Jalan masih panjang. Ini adalah awal dari kehidupan yang sesungguhnya. Ketika lulus, kalian harus bisa mandiri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Abdhi Pertiwi Drs Tjetje Priatna BAE MSi mengatakan, bahwa saat ini yayasan mempunyai 5 sekolah. Yaitu, SMK Pertiwi Cilimus, SMK Plus Pertiwi Sukamulya, SMP Pertiwi Cilimus, MTs Pertiwi Sukamulya dan SMK Pertiwi Kuningan. SMK Pertiwi saat ini memiliki jumlah siswa kedua terbanyak di Kuningan.

“Ini merupakan kemajuan sekolah. Saya ucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah sehingga SMK Pertiwi bisa maju seperti saat ini,” ungkapnya.

Tiap tahun lanjut Tjetje, SMK pertiwi manyalurkan 80 persen lulusannya ke dunia kerja. Bahkan, saking banyaknya permintaan perusahaan, kadang lulusan sekolah lain pun ada yang ikut tes seleksi tenaga kerja di pertiwi.

“Kita mempunyai Bursa Kerja Khusus yang disediakan sekolah bagi para lulusan yang ingin langsung berkerja. Alhamdulillah kita sudah bekerja dengan perusahaan berskala nasional dan internasional,” terangnya.

Tjetje pun berpesan kepada siswa yang telah lulus untuk menjaga nama baik almamater. “Jangan sampai nama SMK Pertiwi tercoreng,” pintanya. (DHE)


Fishing