Kuningan Terkini - Dua mahasiswa Universitas Kuningan (Uniku) masuk 8 besar terbaik Jawa Barat, pada National University Debating Championship (NUDC) yang dihelat Kopertis Jabar, di Universitas Widyatama, Bandung.
Mereka adalah Nursidik dan Shely Fauziah. Keduanya mahasiswa Semester II Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Nursidik bahkan dinobatkan sebagai Top 10 Best Speaker.
“Uniku berada diposisi ke-7, setelah Unpad, ITB, UPI, IT Telkom, Polban, Polman, dan terakhir STBA Yapari. Berarti hanya ada 2 universitas swasta. Yaitu Uniku dan STBA Tapar. Sisanya didominasi negeri,” ungkap Nursidik kepada Kuningan Terkini, Rabu (5/6/2015).
Dengan masuknya 8 besar terbaik, maka Uniku akan menjadi utusan Jawa Barat di NUDC tingkat Nasional. “Saya pribadi tentu merasa senang karena baru pertama kali akan berlaga di tingkat Nasional. Meskipun sebelumnya sudah menjadi juara I, tetapi dalam english debating Wilayah III Cirebon,” ujarnya.
Nursidik mengaku pernah mengikuti debat tingkat Nasional di Universitas Indonesia (UI), tetapi hanya masuk 16 besar. “Tapi justru dari pengalaman di UI, kita jadi bisa mengukur kekuatan-kekuatan peserta dari universitas negeri maupun swasta terkemuka,” ujar dia.
Shely Fauziah tidak memungkiri jika persaingan dalam NUDC luar biasa. Awalnya sempat terasa gugup, tapi karena merasa pernah menghadapi mereka di UI, akhirnya Ia dan Nursidik percaya diri saja. Bahkan Ia bertanding tanpa beban.
“Kami merasa tertantang dengan tema NUDC. Dimana temanya sangat berbeda dengan lomba serupa tingkat Wilayah III Cirebon. Di tingkat Kopertis Jabar, nilai lebih debat bukan pada argumentasi, tetapi kepada kualitas analisis,” terangnya.
Meski begitu, lanjut Shely, tantangan akan lebih berat di tingkat nasional. Ia berjanji untuk berlatih lebih keras. Dari biasa berlatih 1 kali per pekan, akan menjadi 2 kali per pekan.
“Eksibisi debat pun akan langsung dengan pelatih. Termasuk rencana sparing dengan Unsil dan IAIN Syeh Nurdjati Cirebon,” kata Shely.
Sementara itu, Wakil Rektor III Uniku, Dr Dikdik Hardjadi MSi, merasakan Uniku diberikan surprise besar oleh kedua mahasiswanya tersebut dalam NUDC Kopertis Jabar, hingga mampu menembus Nasional.
“Pastinya harus ada kesiapan matang dalam menghadapi NUDC Nasional. Kita akan terus support itu,” tukasnya. (DHE)