Kuningan Terkini - Usai pembukaan lomba fotografi, ekstrakurikuler fotografi dan sinematografi SMA ITUS (Bingkai SMA ITUS) melakukan demonstrasi kamera terbang (drone) dihadapan para peserta lomba dan wakil rakyat. Bahkan mereka menjelaskan secara detail tentang sistem kerja dan penggunaan drone tersebut.
Tak ayal, hadirin pun dengan khusyu mendengarkan penjelasan dari siswa. Dan mereka dibuat takjub usai siswa tersebut mempraktekan langsung penggunaan drone.
Bukan hanya itu saja, Bingkai SMA ITUS juga menyuguhkan tontonan film pendek yang berjudul Kontemplasi Hitam Putih yang beberapa waktu yang lalu dinobatkan sebagai Juara BKPP3 Festifal Film Jawa Barat dan peraih Bung Hatta Award dalam Festifal Film Pelajar Jogja.
Kepala Disdikpora Asep Taufik Rohman MPd mengatakan, pihaknya mengakui bahwa SMP-SMA ITUS kualitasnya luar biasa. Terbukti dengan banyaknya prestasi yang telah diraih.
“Saya berani jamin, kalo siswa masuk ITUS is the best,” ucapnya, Kamis (17/12/2015).
“Penghargaan yang telah diraih ITUS baik nasional maupun internasional ikut mengaharumkan Kabupaten Kuningan,” tambah Opik.
Menangapi hal tersebut, Ketua Yayasan ITUS H Dudy Pamuji SE menuturkan, Ia merasa bangga kepada siswa-siswinya terutama yang tergabung dalam ekskul Bingkai SMA ITUS. Sejak didirikan pada tahun 2014, hingga saat ini telah menyumbangkan 18 penghargaan baik tingkat nasional dan internasional.
“Tentu saja saya sangat bangga. Setiap pembuatan film, baik ide, skenario dan lainnya semuanya dari kreatifitas siswa. Alhamdulillah setiap dilombakan, film yang dibuat selalu jadi juara. Apalagi sekarang dengan adanya drone bisa menunjang siswa dalam setiap pembuatan film. Mungkin ITUS merupakan sekolah pertama yang memiliki drone di Kuningan,” ungkapnya.
Ketua Komisi IV DPRD Tresnadi mengungkapkan, ITUS sampai saat ini telah mengukir beberapa prestasi baik nasional maupun internasional. Menurutnya, hal ini merupakan kebanggan masyarakat dan pemerintah Kabupaten Kuningan.
“Ini jarang didapatkan oleh sekolah-sekolah lain. Kami sangat apresiasi sekali. Mudah-mudahan sekolah lain pun melakukan hal yang sama seperti yang ITUS lakukan,” tandasnya. (DHE)