Pendidikan

SMK PGRI Ciawi Ajak Jauhi Narkoba

Peringatan Maulid Nabi SMK PGRI Ciawigebang.

Kuningan Terkini - Memperingati hari Maulid Nabi pada tanggal 24 Desember mendatang, warga Kuningan menyambutnya dengan penuh antusias tidak terkecuali para remajanya. Organisasi remaja yang berantusias menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi dengan cara berbeda yaitu BKPRMI dan SMK PGRI Ciawi Gebang.

Keduanya menyambut peringatan kelahiran nabi Muhammad SAW dengan menyelenggarakan ceramah tentang bahaya narkoba yang bekerjasama dengan BNN Kabupaten Kabupaten Kuningan pada hari senin 21 Desember kemarin. Masing-masing bertempat di masjid Syiarul Islam dan Gedung SMK PGRI Ciawi Gebang.

Acara yang diselenggarakan oleh BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) berlangsung dua hari dan secara umum diisi dengan kegiatan keagamaan dan keterampilan. BNN yang mengisi salah satu waktu dari acara ini sebagian besar diikuti oleh siswa usia pelajar SMA ini. mengangkat tema Peran Generasi Muda Qur’ani dalam Mencegah Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.

BNN yang dalam acara ini diwakili Novy Khusnul Khotimah sebagai penyuluh hadir memaparkan tentang peran generasi muda Islami dalam melawan narkoba di Indonesia dan Kuningan khususnya yaitu dengan berperan serta aktif memberdayakan masyarakat sekitar lingkungannya untuk waspada terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Senada dengan Agus Mulya, Kasi Pencegahan dan pemberdayaan Masyarakat Agus Mulya dalam penyuluhan di SMK PGRI Ciawi Gebang menegaskan bahwa Maulid Nabi merupakan momentum bagi remaja Islam Kuningan untuk menunjukkan eksistensinya berkiprah dalam kegiatan social masyarakat dengan semangat jihad memerangi narkoba yang beredar dimasyarakat. Terutama menjelang liburan panjang nanti.

“Akan ada 220.000 lebih wisatawan yang akan datang ke Kuningan untuk berwisata. Jadi bukan hal yang mustahil bila diantara wisatawan ini juga membawa narkoba untuk dibuat bersenang-senang disini. Oleh sebab itu Agus mengharapkan para remaja bisa mengajak warga para warga masyarakat untuk turut waspada terhadap wisatawan yang mencurigakan,” terangnya.(nonarizky)


Fishing