Pendidikan

Ospama Al Mutawally Resmi Dilantik

Pelantikan Ospama All Mutawally

Kuningan Terkini - Pengurus baru yang tergabung dalam Organisasi Santri Pelajar (Ospama) Ponpes Terpadu Kuliyatul Mu’allimin Al Mutawally, akhirnya resmi dilantik secara langsung Direktur KMA Al Mutawally, Dr KH Didin Nurul Rosidin dengan disaksikan para santri Ponpes Al Mutawally. Tahap demi tahap prosesi pelantikan pengurus Ospama periode Tahun 2016-2017 yang diikuti para santri, berlangsung secara khidmat dan tertib hingga usai.

Terlihat bendera merah putih, bendera Ospama dan bendera KMA disandingkan saat upacara pelantikan, sekaligus pengucapan kesediaan para pengurus baru saat ikrar janji dibawah sumpah kitab suci Al Quran yang dipimpin Direktur KMA, Dr KH Didin Nurul Rosidin. Sebelum serah terima jabatan dari pengurus lama kepada pengurus baru, Surat Keputusan (SK) kepengurusan dibacakan oleh Wadir II KMA, Mahbub Nuryadien.

Direktur KMA, Dr KH Didin Nurul Rosidin dalam sambutannya menyampaikan, Selasa (26/1/2016), selamat atas dilantiknya kepengurusan baru untuk periode satu tahun mendatang. Semoga, dengan dilantiknya pengurus Ospama periode Tahun 2016-2017 bisa membawa organisasi santri lebih baik kedepan.

“Terimakasih kepada para pengurus lama atas dedikasi dan kinerja yang baik selama satu tahun kepengurusan kebelakang,” katanya. Dirinya berharap, kepengurusan Ospama periode Tahun 2016-2017 yang baru dilantik dapat meneruskan perjuangan organisasi santri, sekaligus memberikan perubahan ke tingkat yang lebih baik lagi.

“Saya juga berharap agar pengurus yang baru dapat menginspirasi seluruh santri yang lain untuk terus berprestasi. Jangan lupa untuk berkoordinasi dengan bapak dan ibu guru, pembina Ospama, maupun kepala sekolah agar setiap program kerja nantinya dapat berjalan sesuai harapan,” terangnya.

Sementara pembina Ospama Ponpes Al Mutawally, Ust Muhammad Khoiruddin menambahkan, kegiatan pelantikan pengurus baru Ospama, merupakan bentuk kaderisasi dalam pembelajaran kepemimpinan dan keorganisasian, serta telah menjadi budaya pesantren.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan akan terbentuk kharakter atau watak santri menjadi seorang calon pemimpin masa depan yang tangguh, berdedikasi dan pantang menyerah,” pungkasnya.(AND)


Fishing