Kuningan Terkini – Komunitas Reptile Kuningan (KREC) menggelar sosialisasi kepada Saka anggota (Satuan Karya Pramuka) dalam rangka pengenalan dan cara penanganan reptile khususnya ular, di bumi perkemahaan Balong Dalem, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Sabtu (6/8/2016).
Anggota KREC Iqbal Firmansyah mengatakan, sosialisasi pengenalan hewan reptil terutama ular dan cara menanganinya sangat penting dilakukan, karena di Indonesia paling banyak penyebarannya.
“Ular dapat ditemukan dimana saja baik itu alam liar maupun lingkungan penduduk. Di Indonesia sendiri, penyebaran dan jenisnya banyak karna beriklim tropis, begitu juga di Kuningan, paling banyak di temui di daerah Haur Kuning dan Ciawi. Akan tetapi yang perlu di ketahui ular tersebut berbisa atau tidaknya dan bagaimana cara penanganan bila bertemu ular,” ujarnya.
Iqbal menambahkan, ada keselahpahaman di masyarakat dalam menangani ular. Sebab ular tidak akan menganggu apalagi mengigit bila dirinya tidak sedang terancam. Kesalahpahaman tersebut salah satunya cara penyebaran garam di sekitar rumah agar ular tidak masuk kedalam rumah. Padahal cara tersebut salah.
“Apabila bertemu ular di alam bebas atau di lingkungan tempat tinggal, alangkah baiknya kita membiarkan ular tersebut lewat jangan melempar dan mengusir menggunakan batang kayu. Itu cara yang salah karena kondisi yang tenang ular tidak merasa terancam keberadaannya,” ucapnya.
"Juga membatasi ular masuk rumah jangan menyebarkan garam, karena garam hanya berpengaruh terhadap hewan berlendir seperti lintah dan siput. Untuk ular sendiri menggunakan cairan karbol, karena sifatnya yang panas sehingga di hindari oleh ular ” ujar Iqbal menambahkan. (Gilang)