Kuningan Terkini - Sebanyak 200 orang tuna netra sewilayahh III Cirebon mendapatkan Al-Qur’an Braille yang diberikan oleh yayasan bernama Qatar Charity Indonesia. Kegiatan tersebut juga bekerja sama dengan YPI Al-Mutazam HK, di gedung aula Rajaseafood, jalan Bandorasa Kecamatan Jalaksana Kuningan, Minggu (16/10/2016).
Pada kesempatan itu di hadiri oleh Bupati Kuningan diwakili oleh Kabag Kesra Toto Toharudin, Ketua MUI Kuningan Abdul Aziz, Ketua Yayasan Al -Mutazam HK, Yayasan Qatar Charithy Indonesia Khalid Al Syafii Direktur Operasional dan Syeh SayidKarom Zainhom.
Pihak Yayasan Qatar Charithy Indonesia Khalid Al Syafii selaku Direktur Operasional dalam sambutannya menyampaikan, pembagian Al-Qur’an kepda para tuna netra ini merupakan kepedulian terhadap warga Indonesia. Di Indonesia sendiri kita membabagiakn sebanyak 2000 digital Al-Qur’an dan hari ini kita membagikan sebanyak 200 Al-Qurnan Braille,” katanya.
Menurutnya, Al-qur’an akan menjadi sahabat baru bagi para tuna netra kawan keseharian sebagai panduan bagi kehidupan. Pihaknya berharap di masa yang akan datang, bagaimana Al-Qur’an bisa menjadi hafalan baru bagi para tuna netra. “Qatar Charithy Indonesia ini sudah dari 2004 dan 3000 orong yang menerima santunan. Ini simbol rasa kasih sayang terhadap tuna netra dan al-qur’an. Kami berharap alquran sebagai fasilitas belajar dan mengajarkannya kepada anak anak,” tutur Khalid.
Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Mutazam HK Abdul Rosyid mengatakan, di Kuningan sendiri ada sekitar 20 tuna netra orang yang mendapatkan Al_Qur’an Braille. Pembagian Al-Qur’an sendiri merupakan yang pertama di Kuningan. Namun menurutnya, di Kuningan justru para penyandang cacat tuna netra sendiri, dinilai masih lemah dalam membaca braille.
“Saya berharap, dengan adanya Al-Qur’an ini, para penyandang tuna netra ini bisa memahami dan dipelajari. Salah satu peserts ada juara nasional yang hafal Al-Qur’an dari Kuningan,” pungkasnya. (l.hakim)