Kuningan Terkini - Akibat banjir yang melanda desa di Kecamatan Cibeureum, aktifitas belajar mengajar di beberapa sekolah terganggu, salah satunya SDN II Citenjo. Meski banjir telah surut, namun masih menyisakan lumpur tebal di setiap ruangan sekolah, sehingga tidak bisa digunakan untuk aktifitas belajar mengajar.
Menurut salah seorang guru SDN II Citenjo, Dadang Maul, Selasa (24/01/2017), semua ruangan kelas dan ruangan guru penuh dengan lumpur pasca banjir akibat air yang meluap dari sungai Cijangkelok. Sehingga, aktifitas belajar mengajar untuk sementara dihentikan.
"Siswa yang mau sekolah terpaksa disuruh pulang. Selain ruangan kelas ridak bisa digunakan untuk aktifitas belajar mengajar, rumah murid muridnya juga terkena banjir sehingga bisa membantu orang tuanya," katanya.
Lebih jauh Dadang mengatakan, saat kejadian, ia mengetahui adanya banjir dari warga yang membunyikan kentongan sambil menginformasikan ada banjir. Ternyata, ia melihat sekolahnya sudah terendam banjir.
“Saya langsung masuk ke ruangan untuk mengamankan barang-barang yang ada di sekolah seperti arsip-arsip. Kalau buku buku murid banyak yang terendam. Ya untuk sementara aktifitas belajar dihentikan sampai semuanya bersih dari lumpur," pungkas Dadang (l.hakim)