• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Jum13122019

Last updateKam, 12 Des 2019 11pm

BJB

Politik

Sukses Gelar Pemilu dan Pilkada, KPU Usulkan Pilkatos

Ketua KPU Kuningan Asep Z Fauzi

Kuningan Terkini - Setelah sukses menggelar Pilkada dan Pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan saat ini berupaya upaya memperkenalkan nilai-nilai demokrasi dikalangan pemilih pemula di lingkungan sekolah. Untuk itu, KPU mengusulkan Pemilihan Ketua OSIS (Pilkatos) serentak di Kabupaten Kuningan sebagai metode pembelajaran learning by doing.

Ketua KPU Kuningan Asep Z Fauzi atau yang akrab disapa Asfa meyakini Pilkatos serentak akan mendongkrak partisipasi politik kalangan terpelajar dalam ajang kontestasi Pemilu, Pilkada maupun Pilkades di masa mendatang.

“Saya berpendapat Pilkatos serentak sangat efektif menerapkan model pembelajaran yang konstruktif. Sebab sangat selaras dengan metode pembelajaran learning by doing. Peserta didik tidak hanya mendalami teori demokrasi tetapi juga diberi kesempatan mepraktekan secara langsung di lapangan,” ujarnya, Rabu (27/11/2019).

Agar Pilkatos berjalan efektif sambung Asfa, harus ada political will dan good will dari pemangku kebijakan, baik di level Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan maupun di tingkat satuan Pendidikan harus ada konsolidasi dari sekarang. Sebagaimana diketahui pemilihan ketua OSIS di tingkat SLTP dan SLTA selama ini sudah rutin digelar. Anggarannya pun sudah tersedia dari BOS atau Komite Sekolah. Namun teknis penyelenggaraannya masih bergantung pada kreatifitas pembina dan pengurus OSIS-nya.

Menurut Asfa, jika Pemkab mendorong Pilkatos serentak dengan serius, dirinya optimis pemilihan ketua OSIS akan lebih menarik.

“Syaratnya serentakkan jadwalnya, bakukan di dalam Kalender Akademik, lalu benahi perangkat atau aturan pemilihannya. Jangan sampai di kalender akademik hanya muncul jadwal PPDB, UTS, UAS, USBN, UN, PHBN, PHBI,” jelasnya.

Pilkatos serentak ini bisa jadi bukti paling autentik mengukur tingkat kesungguhan pemerintah, dinas terkait dan satuan pendidikan dalam mendorong “civic education” untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Kabupaten Kuningan. Jika terwujud, Pilkatos serentak bahkan bisa menjadi wahana wisata politik sekaligus menjadi ruang pembelajaran demokrasi yang sangat efektif bagi puluhan ribu pelajar di Kabupaten Kuningan.

Di masa depan, output dari penyelenggaran Pilkatos serentak sangat relevan dengan visi Kuningan MAJU jika pemerintah daerah serius mendorong kegiatan ini akan mempercepat terwujudnya masyarakat Kuningan yang mandiri dan pinunjul, terutama di bidang demokrasi. Terlebih, atmosfir demokrasi di negeri ini perlu perhatian serius karena akhir-akhir ini cenderung kurang sehat, akibat merebaknya penyakit hoax, ujaran kebencian, politisasi sara sampai politik uang.

Secara teknis sistem Pilkatos serentak dapat mengadopsi sistem Pilkada serentak maupun Pilkades serentak. Namun karena target pokoknya adalah pendidikan politik maka harus ada penyederhanaan. Tahapan intinya antara lain pembentukan badan penyelenggara, sosialisasi, pemutakhiran data pemilih, pendaftaran dan penetapan calon ketua. Ada juga tahapan kampanye, pemungutan suara, penghitungan dan rekapitulasi hasil penghitungan suara, penetapan calon terpilih sampai pelantikan ketua baru.

“Alhasil, ke depannya akan lahir kader-kader yang akan muncul sebagai pioneer demokrasi di Kabupaten Kuningan. Pada saatnya nanti mereka sudah siap diterjunkan sebagai penyelenggara dan pengawas dalam Pemilu, Pilkada, dan Pilkades. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada yang tampil sebagai kontestan. Karena itu KPU Kuningan siap all out membantu mewujudkan Pilkatos serentak di Kabupaten Kuningan,” pungkasnya. (Bubud Sihabudin)

Add comment


Security code
Refresh