Kuningan (KaTer) - Artis Film, Meyda Sefira mengunjungi kota Kuningan tepatnya ke Pondok Pesantren Khusnul Khotimah. Kunjungannya ini, artis yang membintangi film Ketika Cinta Bertasbih melakukan Bedah Buku Hujan Safir, kemarin. Acara bedah buku karya Meyda Sefira sendiri ini merupakan yang pertama kalinya.
Dihadapan ratusan para santri Husnul Khotimah, Meyda menceritakan masa kecilnya yang unik. Prestasinya yang melesat karena cibiran, perjuangannya mencari pekerjaan disiang yang terik, wisata spiritualnya menjadi sosok muslimah yang berani mengenakan jilbab. Sehingga dikenal luas sebagai seorang aktris muslimah setelah memerankan ayatul husna dalam film Kecita CInta Bertasbih.
“Buku yang berjudul Hujan Safir merupakan rekaman peristiwa hidup. Sebuah diary peristiwa tawa, bahagia, dan air mata. Juga sebuah perjalanan seorang Meyda Sefira menemukan cahaya,” katanya.
Meyda ingin pembaca buku karangannya tahu bahwa ia sama seperti yang lain hidup penuh dengan perjuangan, tidak ada yang instan. “Saya mengalami kegagalan, keletihan melalui pandangan sebelah mata orang,” ungkapnya. (DHE)