Sosial

Kawasan Ciremai Dilstarikan

Penanaman Pohon di Kawasan Gunung Ciremai

Kuningan Terkini - Dalam rangka penanggulangan lahan kritis di kawasan Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan, Badan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) bekerja sama dengan Jica, Yamaha, Pemkab Kuningan serta melibatkan Universitas Kuningan (Uniku) melakukan kegiatan Planting Ceremony di Blok Lambosir Desa Setianegara Cilimus, Rabu (10/12/2014).

Acara yang dibuka secara simbolis Bupati Kuningan Utje Ch Suganda, dihadiri oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepala BTNGC Kuningan Padmo Wiyoso, Dandim 0615/Kuningan Letkol Didin Kamaludin SIP, Rektor Uniku Iskandar Hasan, Presdir Yamaha Corporation Japan, Presdir PT Yamaha Musik Indonesia, Presdir Japan International Coperation Agency (JICA) serta tamu undangan lainnya.

Ketua pelaksana Planting Ceremony sekaligus Kadishutbun, Ukas Suharsaputra mengatakan, kegiatan yang khusus dilakukan di kawasan TNGC ini merupakan bentuk kerjasama antara TNGC, JICA, Yamaha dan Uniku.

“Kegiatan hari ini adalah kegiatan terakhir dari rangkaian kegiatan Planting Ceremony yang sudah dilakukan selama lima tahun terakhir, mulai dari tahun 2010 hingga 2014. Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud dari kepedulian khususnya pihak swasta dalam konteks pengembangan serta pelestarian sumber daya alam lingkungan hidup, khususnya di Kawasan TNGC,” terangnya.

Dalam sambutannya, Bupati Utje menyampaikan, pelestarian serta penyeimbangan sumber daya alam dan lingkungan hidup, merupakan salah satu misi pembangunan yang harus dilaksanakan, sejalan dengan konsep pembangunan berwawasan lingkungan. Hal ini merupakan salah satu implikasi dan pengukuhan posisi pembangunan Kabupaten Kuningan sebagai kabupaten konservasi.

“Selain itu juga sebagai respon atas tekanan terhadap lingkungan hidup dari tahun ke tahun yang semakin berat, seiring dengan semakin meningkatnya dinamika pembangunan di berbagai sektor dan pertumbuhan penduduk. Proses pembangunan merupakan interaksi dari variable utama faktor produksi yaitu sumber daya alam, sumber daya manusia, modal, teknologi, kelembagaan dan keterampilan,” ungkapnya. (AND)


Fishing