Sosial

Ada Rutilahu di Pusat Kota Kuningan

Rumah milik warga Karang Asem, kondisinya memprihatinkan.

Kuningan Terkini - Sebuah rumah di tengah kota Kuningan milik Saman (40), warga Karang Asem, RT 4 RW 8 lingkungan Lamepayung, Kelurahan/Kecamatan Kuningan nyaris roboh. Kondisi atap rumah yang terbuat dari kayu, baik yang berada didalam maupun di teras rumah tersebut sudah miring dan ditopang disana-sini agar tidak roboh.

Rumah yang ditinggali bersama istri dan delapan anaknya ini, sudah sangat memprihatinkan. Bahkan, beberapa waktu yang lalu, atap teras rumah sempat roboh karena diterpa angin dan hujan. Hal ini karena tidak kuatnya penyangga atap rumah saat diterpa angin kencang dan hujan yang cukup besar.

Menurut pemilik rumah yang keseharianya bekerja serabutan, Saman, Ia dibantu tokoh pemuda di Karang Asem sudah mengusulkan minta bantuan rehab rumah sejak beberapa tahun yang lalu. Namun, hingga kini bantuan yang diharapkan dari pemerintah tidak kunjung datang.

“Saya tidak mempunyai dana untuk memperbaiki rumah, sehingga kerusakan semakin parah. Agar tidak roboh, atap rumah saya topang menggunakan bambu. Saat hujan lebat, saya dan keluarga tidak berani berada didalam rumah, karena khawatir roboh,” kata Saman kepada Kuningan Terkini, Rabu (18/2/2015).

Sementara, Lurah Kuningan, Deni Rosmayadi, S.STP saat dikonfirmasi melalui telepon celulernya mengatakan, pihaknya sudah mendata rumah-rumah yang memang sudah tidak layak dihuni. Termasuk didalamnya rumah milik Pak Saman di Karang Asem. Jadi, hal ini bukan berarti didiamkan saja, karena anggarannya juga terbatas.

“Rumah pak Saman sudah menjadi catatan yang harus diprioritaskan, karena kondisi rumahnya sudah sangat menghawatirkan,” terangnya.(j’ly)


Fishing