Bandung (KaTer) - LSM CADAS(Ciri Aspirasi Dari Abdi Sanagara) menyalurkan bantuan 700 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di RW 08 Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Sabtu (15/2/2014). Dengan jargon gerakan Anti Masoep Angin, LSM CADAS yang berdiri tahun 2011, dipercaya oleh donatur untuk membagikan sembako kepada warga yang membutuhkan.
Ketua Umum LSM CADAS, Nurhasid SH mengatakan, LSM CADAS dipercaya oleh para donatur untuk membagikan paket sembako ini. Demi menjaga nama baik, LSM CADAS mempunyai motto Anti Masoep Angin. Ini dipegang terus sejak berdiri tahun 2011 demi menegakan hak sipil dan lingkungan.
“Pada tahap berikutnya, kami akan menyalurkan bantuan dari para donator untuk beberapa kawasan lain di Jabar,” katanya sambil memanggil nama-nama penerima bantuan yang tak lain adalah para seniornya dikala mereka masih kecil hidup di Nagara Beling.
Bantuan sembako ini kata Nurhasid, tidak ada hubungannya dengan kegiatan partai atau caleg tertentu. Ini murni sumbangan pribadi dari ibu Sri Mulungsih Moehono, putri Jenderal Purn. Moehono. “Sudah cukup lama perkaranya ditangani LBH CADAS sebagai organ di organisasi kami. Saat sukses berperkara, beliau bernazar, sebagian hartanya disumbangkan untuk orang-orang layak bantu,” jelasnya.
Lebih jauh Nurhasid mengungkapkan, pihaknya mempertanyakan peran pemerintah daerah. Gembar-gembornya, rencana pembangunan lahan bermain di setiap kelurahan, nyatanya tak terrealisasi di daerah ini. “Sebagai pelipur lara, kami prioritaskan bantuan kesini dulu sebelum ke daerah lain. Ngomong-ngomong, dari dulu daerah kita ini makin sempit saja,” sindirnya.
Ditempat yang sama, warga setempat penerima paket sembako, Pendi (52) mengaku senang dapat bantuan sembako dari donatur yang disalurkan LSM CADAS. “Jaman sekarang mah susah cari LSM yang bener, biasanya suka begitulah. Mudah-mudahan yang ini mah bener terus. Malu dong sama nama CADAS,” ucapnya.(HS)