• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Min08122019

Last updateMin, 08 Des 2019 4pm

BJB

Wisata

Dialog Budaya, Lestarikan Nilai Kearifan Lokal

Pupuhu Budaya Kuningan berfoto berssama usai kegiatan.

Kuningan Terkini- Mewakili Bupati Kuningan yang berhalangan hadir, Plt Kadisdikbud Kuningan, Drs. H Maman Hermansyah, M.Si, secara resmi membuka membuka acara silaturahmi dan dialog budaya di gedung Kesenian Raksa Wacana, kamis (25/07/2019). Tampil sebagai nara sumber, Ki Dalang Djodjo Hamzah HS., Kabid Kebudayaan, Dodon Sugiarto MPd dan Kapten ARH H Dulkadir, SH, MH. M.Sc Dim 0615/Dosen UMC/Stikes.

Dialog Budaya yang membahas strategi pelestarian budaya dan kearifan lokal, Izin TDOK dan ketahanan budaya melalui implementasi 4 pilar wawasan kebangsaan, dihadiri oleh sejumlah pupuhu Kuningan. Diantaranya, Kepala Bakesbangpol, Drs H Dadi Hariadi MSi, pupuhu H Ajat Jatnika, SH,MH, pamong budaya dan seniman.

Dalam sambuntannya, Plt Kadisdikbud Kuningan, Drs. H Maman Hermansyah, M.Si mengatakan, melalui forum dialog ini, diharapkan dapat lebih meningkatkan kesadaran, tanggungjawab dan komitmen untuk senantiasa melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal di kabupaten Kuningan.

“Diera globalisasi saat ini, semangat melestatikan budaya daerah dirasakan kian pudar. Kehadiran IT dan komunikasi mempercepat terjadinya perubahan ini,” katanya.

Kondisi ini kata Maman, telah mpengaruhi beragam aspek kehidupan, termasuk pengaruh terhadap kebudayaan suatu daerah. Kemajuan teknologi telah membuat budaya asli daerah mengalami pergeseran, baik nilai maupun bentuknya. “Tradisi budaya lokal Kuningan harus tetap dilestarikan. Contohnya, saptonan, panahan tradisional, kawin cai, babarit desa, upacara adat seren taun, pesta dadung, cingcowong serta seni tradisional khas kuningan antara lain, Angklung diatonis, sintren, tari buyung, kemprongan, reog, dan goong renteng,” paparnya.

Sementara, Kepala Bakesbangpol Drs Dadi Hariadi MSi mengemukakan, forum dialog ini merupakan implementasi program pengembangan wawasan kebangsaan melalui perwujudan ketahanan budaya. Kegiatan ini, diharapkan menjadi media untuk saling memperkuat program pelestarian kebudayaan, ungkapnya.

“Kami berharap seni budaya memiliki peran strategis dalam meledtarikan, memelihara norma, nilai moral, etika serta menularkan sikap positif kepada madyarakat sekitarnya,” pungkasnya.(H WAWAN Jr)

Add comment


Security code
Refresh