Kuningan Terkini - Para pelaku seni dari Majalengka, Bandung serta Kuningan berkerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan menggelar pameran Kuningan Biennale 2020, di gedung Kesenian Raksawacana. Kegiatan tersebut sekaligus dimulainya Program Seniman Residensi Kuningan Biennale yang rencananya akan digelar selama bulan Maret sampai September 2020.
Menururt panitia, Agung yang akrab disapa Adul, kegiatan yang dibuka Bupati Kuningan adalah bentuk gagasan bertajuk NIAGA. Gagasan Kuningan Biennale tidak terlepas dari kota kuningan, serta persoalan niaga juga siasat warganya yang mencari nafkah di kota besar dan kota-kota kecil yang ada di Indonesia.
“Seperti yang kita ketahui, seperti di Jakarta, Jogyakarta, Padang bahkan sampai ke Papua serta kota-kota besar lainny,a jika ada warung indomie (warmindo) juga pedagang rokok kebanyakan pasti dari Kuningan,” katanya diamini rekannya, seperti Arti Firmansyah dan Agung Gondrong yang berasal dari desa Timbang, Selasa (10/03/2020).
Sementara, Kadidisdik Kuningan, Drs. Uca Sumantri, M.Sc melalui Kabid Kebudayaan, Emuf Muflidin, mengatakan, kgiatan yang digelar oleh para pelaku seni ini wajib disuport keseluruhan. Karena, selain kegiatan ini bersifat positif, jiga kegiatan Kuningan Biennale ini bertema NIAGA.
“Kuningan Biennale ini melacak pola niaga warga kuningan dengan aneka platfrom dan segala insfrastruktur organiknya. Hingga kemudian terbaca sebagai fenomena swatata yang unik dan berlangsung bergenerasi dengan caranya sendiri sampai sekarang,” terangnya.(Hans)