Kuningan Terkini - Kebakaran Ciremai semakin meluas ke arah timur di atas blok sanghyang ropoh dan melintasi jalur pendakian palutungan, Kamis (08/08/2019). Meluasnya kebakaran hutan Ciremai akibat angin kencang dari utara Ciremai dan terjadi di ketinggian 2.667 mdpl sekira pukul 18:00 wib.
Menanggapi kondisi ini, Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Agus Mauludin, S.E. membangun 3 Posko untuk memudahkan komunikasi dan logistik bagi tim gabungan yang tengah berjibaku dengan api. Posko pertama di palutungan, kedua di Blok Paguyangan Badak dan ketiga di Pasanggrahan mendekati titik api, selain logistik, seluruh pos ini juga bisa digunakan untuk evakuasi petugas jika keadaan darurat.
“Sambil menunggu helikopter pemadam, saat ini tugas tim gabungan tengah meyiapkan tempat pendaratan darurat pesawat. Ada dua titik yang akan digunakan yakni Kawasan palutungan dan Lapangan Cigugur,” terangnya.
Waduk Darma kata Agus. akan menjadi sumber air bagi Helikopter Water Bombing untuk memadamkan api di kawasan hutan Ciremai yang semakin meluas. Hal ini, mengingat lokasi nya yang lebih dekat ke titik api. Petugas gabungan pun telah ditambah menjadi 219 personil dari Kuningan dan Majalengka.
“Sebagai informasi, 69 pendaki yang terjebak berhasil dievakuasi, dan dinyatakan jalur pendakian telah steril. Para pendaki yang terdata berasal dari wilayah Jawa Barat, Jabodetabek, dan Jawa tengah,” punghkasnya. (Bubud Sihabudin)