Kuningan Terkini - Penyakit TB (Tuberculosis) merupakan penyakit menular yang penularannya sangat cepat bahkan lebih cepat dari penularan penyakit Aids. Aisyiyah yang merupakan organisasi perempuan menggelar pelatihan TB-HIV, bertempat di Aula Hotel Grand Purnama, Rabu (7/12/2016).
Menurut Ketua Pelaksana, Ridwan, saat ini Indonesia berada pada peringkat ke-dua sebagai negara penderita TB terbanyak di dunia. Upaya penanggulangan dan pengobatan penderita TB itu merupakan support dari lingkungan sekitar khususnya kader Komunitas TB-HIV Care. Tema yang di angkat ialah Membangun kelompok masyarakat peduli TB-HIV.
“Bagi kader yang telah mengikuti pelatihan akan ditempatkan sebagai penyuluh yang nantinya akan mengajak warga untuk memeriksa dahak TB-HIV, akan tetapi lebih dikonsenkan kepada persoalan TB," kata Ridwan.
Sementara, Ketua Umum Pimpinan Daerah Aisyiyah Kuningan, Hasanah Arifin, mengungkapkan ruang lingkup Community TB-HIV Care yaitu program penanggulangan TB berbasis masyarakat. Program yang menggunakan segala sumberdaya yang ada di persyarikatan Muhammadiyah, Aisyiyah dan juga masyarakat.
“Melalui pelatihan TB-HIV, para kader dibekali pengetahuan, mulai pengetahuan TB hingga cara merekrut kader TB-HIV di setiap Kecamatan, desa atau kelurahan, kemudian mereka langsung memberikan penyuluhan dan mencari penderita TB di penjuru kota Kuningan," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perokok rentan terkena penyakit TB, namun penularan TB sangat tergantung pada daya tahan tubuhnya, tetapi yang nama nya penyakit harus di waspadai. Aisyiyah dan para kader Community TB-HIV akan bekerja di area program empat puskesmas, yakni puskesmas kuningan, windusengkahan, jalaksana dan Maleber.
"Perlu adanya kepedulian semua pihak dalam penanggulangan penyakit TB-HIV ini, supaya bisa terus menjaga diri dari penyakit yang cepat menularnya ini,” terangnya.(Gilang)