Pemerintahan

Bupati Kuningan Lantik Tim TKPK Tingkat Kecamatan

Bupati Kuningan saat melantik tim TKPK Tingkat Kecamatan.

Kuningan Terkini - Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH secara resmi melantik Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Kuningan di Kantor Kecamatan Sindangagung, Senin (07/12/2020).

Camat Kecamatan Sindangagung R. Imam Reapdiantoro S.Sos M.Si dalam laporannya mengatakan, di Sindangagung terdapat 4.445 keluarga miskin. Untuk penaggulangan kemiskinan, Kecamatan Sindangagung telah melaksanakan beberapa kegiatan, diantaranya, Bantuan Pangan Non Tunai kepada 123 keluarga, bansos oleh Kantor Pos kepada 4090 keluarga, bantuan dari provinsi kepada 2236 keluarga, bantuan dari kabupaten 837 keluarga.

“Bantuan langsung tunai kepada 955 keluarga dengan alokasi dana desa sebanyak 4,2 miliar dan bantuan kepada UMKM di Kecamatan Sindangagung kepada 416 keluarga,” katanya.

Sementara Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tren kemiskinan di Kabupaten Kuningan dari tahun 2015 hingga 2019 terus mengalami penurunan. Pada tahun 2018, angka kemiskinan di Kabupaten Kuningan 12,22%. Sedangkan, pada tahun 2019 terdapat 123.160 orang penduduk miskin atau 11,41% dari jumlah penduduk.

“Setelah bencana nasional pandemi covid-19, berdasarkan data BPS, di tahun 2020 angka kemiskinan kabupaten kuningan meningkat menjadi 12,82%,” terangnya.

Potensi peningkatan kemiskinan tersebut kata Acep, telah diprediksi sebelumnya dengan melakukan penyesuaian target capaian angka kemiskinan pada tahun 2020. Dari awalnya 11,31% menjadi 13,58% yang dituangkan dalam perubahan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2018-2023.

"Kita yakin, pangkal persoalan peningkatan angka kemiskinan ini bermula dari banyaknya masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan bahkan kehilangan pekerjaan. Dengan naiknya angka kemiskinan akibat pandemi covid-19 tersebut, kita harus terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi guna merumuskan kebijakan strategi penanganan dampak pandemi,” pungkasnya. (gg)


Fishing