Pemerintahan
Pengurus Kunci Bersama Investment Forum Dikukuhkan
- Details
- Published on Wednesday, 21 October 2026 18:12
- Written by Admin
- Hits: 251
Kuningan Terkini- Penguatan kolaborasi antardaerah menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi lokal, menarik investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional. Komitmen tersebut ditandai dengan pengukuhan Pengurus Kunci Bersama Investment Forum Periode 2026–2031 di Pendopo Kuningan, Rabu (21/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kuningan, DR. Dian Rachmat Yanuark M.Si mengatakan, kerja sama 10 kabupaten/kota anggota Kunci Bersama harus diarahkan pada kemitraan ekonomi yang konkret dan melalui koordinasi administratif antar pemerintah.
“Melalui Kunci Bersama Investment Forum, potensi unggulan setiap daerah, diharapkan dapat dipetakan, dikembangkan, dan dipromosikan secara terpadu untuk menarik investor serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Kawasan Kunci Bersama kata Dian, memiliki potensi ekonomi yang besar dengan jumlah penduduk sekitar 13 juta jiwa. Keunggulan di sektor pertanian, peternakan, manufaktur, dan kelautan dapat saling melengkapi apabila dikembangkan melalui kolaborasi yang terarah.
“Aliansi strategis ini harus menghasilkan bukan kompetisi sempit atau regional egoism, melainkan regional partnership, yaitu kolaborasi antardaerah,” ujarnya.
Selain itu lanjutn6ya, Ia mendorong perubahan pola kerja sama dari pendekatan government to government (G2G) menuju business to business (B2B). Sehingga, pemerintah daerah dapat membangun kemitraan lebih luas dengan pengusaha dan investor. Dalam konteks tersebut, Kunci Bersama Investment Forum diharapkan berperan sebagai kurator potensi daerah, fasilitator kemitraan usaha, sekaligus penjaga ekosistem investasi yang berkelanjutan.
“Untuk mendukung langkah tersebut, sinergi dengan Bank Indonesia, PT Sucofindo, dan berbagai pemangku kepentingan dinilai penting dalam meningkatkan kualitas produk serta kesiapan daerah menyambut investasi. Kolaborasi ini diharapkan turut mendorong penciptaan lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan kemiskinan, serta meningkatkan daya saing kawasan,” pungkasnya.(gg)




